Prabowo Targetkan RI Swasembada Daging dalam Lima Tahun
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia mampu mencapai swasembada daging dalam lima tahun ke depan. Target tersebut menj
EKONOMI
MEDAN – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, Heliyanto, mengakui menerima komitmen fee sebesar Rp1,05 miliar dari terdakwa Muhammad Akhirun Piliang alias Kirun, Direktur Utama PT Dalihan Na Tolu Grup (DNG).
Pengakuan tersebut terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap proyek jalan nasional di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (16/10/2025).
Dalam kesaksiannya di hadapan majelis hakim, Heliyanto menyatakan uang tersebut diterima secara bertahap, baik sebelum maupun sesudah proyek dimenangkan oleh perusahaan milik terdakwa Kirun dan anaknya, Muhammad Rayhan Dulasmi Piliang alias Reyhan, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Rona Na Mora Grup.Baca Juga:
"Iya benar, uang sejumlah tersebut saya terima melalui transfer ke rekening pribadi saya," ujar Heliyanto.
Heliyanto secara blak-blakan mengaku bahwa permintaan uang tersebut berasal dari dirinya sendiri.
Ketika ditanya oleh penasihat hukum terdakwa apa yang akan terjadi jika uang tidak diberikan, ia menjawab singkat:
"Ya dipersulit."
Tak hanya dirinya, Heliyanto juga menyebut stafnya Umar Hadi menerima Rp143 juta dari Kirun, yang disebut digunakan untuk operasional kantor dan pembayaran tenaga honorer.
Dalam kesaksian yang menghebohkan, Heliyanto membeberkan adanya budaya "jatah" di lingkungan PJN Wilayah I Sumatera Utara, di mana setiap PPK diduga mendapat jatah 1 persen dari nilai proyek, sementara Kepala Satker dan Kepala Balai mendapat bagian lebih besar.
"Ini sudah jadi kebiasaan. PPK dapat 1 persen dari nilai proyek, sedangkan Satker dan Kepala Balai di atas saya," ujarnya.
Heliyanto juga mengaku pernah menerima Rp115 juta dari PT Ayu Septa Perdana, perusahaan lain yang juga menangani proyek jalan di wilayahnya.
Dalam sidang yang dipimpin oleh majelis hakim Tipikor Medan, Heliyanto mengungkap bahwa perintah memenangkan PT DNG dan PT Rona Na Mora datang dari Kepala Satker PJN Wilayah I Sumut, Dicky Erlangga.
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia mampu mencapai swasembada daging dalam lima tahun ke depan. Target tersebut menj
EKONOMI
JAKARTA Seorang wanita berinisial TMA diamankan petugas setelah kedapatan menyelundupkan narkotika jenis sabu ke Rumah Tahanan (Rutan) S
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai peringatan Iduladha 1447 Hijriah menjadi momentum penting untuk mengingatkan kemba
AGAMA
MEDAN Seorang pria yang diduga spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Medan, Sumatera Utara, dilumpuhkan petugas kepolisia
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sebanyak 27 negara dilaporkan mulai mengajukan akses pendanaan darurat ke Bank Dunia (World Bank) di tengah dampak lanjutan konf
INTERNASIONAL
PROBOLINGGO Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil rombongan anggota DPR RI Fraksi PKB Muhammad Hilman Mufidi atau Gus Hilman terjadi d
PERISTIWA
JAKARTA Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) MAKI (Masyarakat Anti Korupsi Indonesia), Boyamin Saiman, menilai polemik yan
POLITIK
TOBA Aksi pencurian sepeda motor menimpa seorang kurir paket di Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Ironisnya, pelaku ternyata merupakan tiga
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi fenomena El Nino yang diperkirakan melanda Indonesia mulai
NASIONAL
JAKARTA Arus dana asing kembali keluar dari pasar modal Indonesia setelah FTSE Russell menghapus empat saham asal Indonesia dari indeks FT
EKONOMI