Garuda Menang! Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0 di GBK, Tambah Poin FIFA Jadi 1157,14
JAKARTA Timnas Indonesia kembali meraih hasil positif pada laga Garuda Championship Series setelah menundukkan Mozambik dengan skor 10
OLAHRAGA
DENPASAR — Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak nyata perubahan iklim, salah satunya mencairnya es di Puncak Cartenz, Papua Tengah.
Fenomena tersebut diperkirakan akan menyebabkan hilangnya seluruh tutupan es di puncak tertinggi Indonesia itu pada tahun 2026 mendatang.
Pernyataan itu disampaikan Menteri Hanif saat memberikan sambutan secara virtual dalam Forum Nasional Pekan Iklim Bali 2025 di Denpasar, Senin (25/8).
"Kita lihat bahwa hari ini es yang ada di Puncak Cartenz telah mencair dan diproyeksikan oleh BMKG bahwa tutupan es tersebut akan habis pada tahun 2026," ujar Hanif.
Ia menambahkan, meskipun seluruh negara telah berupaya menurunkan emisi gas rumah kaca, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa perubahan iklim tetap berlangsung secara signifikan.
"Alam tidak bisa dibohongi, dan ia telah melakukan kalibrasinya dengan sangat nyata. Ini menjadi alarm bagi kita semua," lanjutnya.
Menteri Hanif mengungkapkan bahwa pada kunjungan pribadinya ke Puncak Cartenz pada 2023 lalu, tutupan es masih melingkupi lebih dari sepertiga area puncak. Namun kini, es hanya tersisa di relung-relung kecil di antara batuan gunung.
"Saat ini, berdasarkan pantauan, es di puncak itu tinggal menyisakan bagian-bagian kecil. Hal ini menandakan bahwa upaya manusia dalam mengendalikan pemanasan global belum cukup memberikan dampak signifikan," katanya.
Pemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmen dalam mengatasi krisis iklim.
Dalam dokumen Nationally Determined Contribution (NDC), Indonesia menargetkan penurunan emisi karbon hingga 23 persen pada 2035 dan mencapai FOLU Net Sink sebesar 140 juta ton CO₂e pada 2030 serta 304 juta ton CO₂e pada 2050.
Berbagai upaya juga terus dikembangkan, termasuk perdagangan karbon dan penguatan aksi iklim berbasis komunitas sebagai bentuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Menurut Hanif, pencairan es di Puncak Cartenz hanyalah salah satu dari sekian banyak dampak perubahan iklim yang kini mulai dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Pemerintah berharap upaya ini dapat menjadi bagian dari gerakan global yang lebih luas dalam menanggulangi krisis iklim.
"Upaya kita belum cukup kuat. Kita semua harus berkontribusi, karena ini bukan sekadar isu lingkungan, tetapi persoalan masa depan peradaban," tutupnya.*
(cn/a008)
JAKARTA Timnas Indonesia kembali meraih hasil positif pada laga Garuda Championship Series setelah menundukkan Mozambik dengan skor 10
OLAHRAGA
JAKARTA Partai Demokrat membantah adanya keterkaitan antara Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan mantan Wakil Kepala Badan G
NASIONAL
JAKARTA PT Global Loyalty Indonesia (GLI) membantah klaim yang menyebut Giorgio Antonio Chandra sebagai Chief Executive Officer (CEO) ma
ENTERTAINMENT
ACEH BESAR Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian di Bandara Inter
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan aliran uang suap dalam kasus pengadaan smart board di Dinas Pendidikan dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan hasil survei pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG
NASIONAL
MEDAN Solidaritas Aksi Lintas Mahasiswa (SALAM) kembali menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara, Selasa, 9 Juni 2026. Aksi
PERISTIWA
MEDAN Tim penasihat hukum terdakwa kasus dugaan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite menggunakan jeriken memint
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Layanan distribusi air bersih Perumda PDAM Tirtanadi mengalami gangguan di tujuh kecamatan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdan
PERISTIWA
BANDA ACEH Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, me
NASIONAL