Dari Gus Dur sampai Gus Yahya, Ini “Peta Jalan” Ketum PBNU Masa Depan
OlehMohammad DawamMUKTAMAR ke35 Nahdlatul Ulama pada Agustus 2026 mendatang bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan organisasi. Momen
OPINI
JAKARTA SELATAN -Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) Budi Arie Setiadi mengindikasikan bahwa pemutusan kontrak kerja terhadap 1.235 Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) yang sebelumnya direncanakan tidak akan terlaksana. Budi Arie menyatakan bahwa meskipun sempat mengusulkan langkah tersebut sebagai bagian dari efisiensi anggaran, pihaknya kini akan meninjau kembali keputusan tersebut.
"Saat ini, kami sedang bereskan. Kontrak tidak akan selesai begitu saja, kita akan lihat nanti, karena PPKL masih diperlukan," ungkap Budi Arie saat ditemui di kantor Kemenkop, Jakarta Selatan, Jumat (14/2/2025).
Namun, Menteri Budi Arie belum merinci berapa banyak PPKL yang kontraknya akan diperpanjang. "Belum tahu (jumlahnya), nanti kami asesmen lagi. Ada juga yang sudah bekerja di instansi lain, seperti PNS," tambahnya.
Pada rapat dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2025), Budi Arie sempat menyatakan bahwa pemutusan kontrak terhadap PPKL menjadi salah satu dampak dari efisiensi anggaran Kementerian Koperasi untuk tahun 2025, yang dipangkas hingga Rp 155,8 miliar dari anggaran semula yang mencapai Rp 473,3 miliar.
"PPKL termasuk dalam komponen barang dan jasa dalam anggaran Kementerian Koperasi. Sebagai bagian dari efisiensi anggaran, maka dipotong," jelasnya. Pemutusan kerja terhadap PPKL yang sempat mencuat tersebut pun menjadi sorotan, terutama oleh anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI-P, Rieke Diah Pitaloka, yang menanyakan lebih lanjut soal kebijakan tersebut.
"Akibat efisiensi yang dilakukan, ada 1.235 orang yang akan di-PHK karena masuk dalam item barang dan jasa?" tanya Rieke Diah. "Iya, betul," jawab Budi Arie.
Meskipun adanya potongan anggaran, Budi Arie berharap bahwa kontrak PPKL dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan instansi. "Mudah-mudahan (diperpanjang), kita tunggu saja," tambahnya.
Penyuluh koperasi lapangan memiliki peran strategis dalam pengembangan koperasi di berbagai daerah, sehingga perubahan kebijakan terkait dengan status kontrak mereka tentu menjadi perhatian banyak pihak.
(km/a)
OlehMohammad DawamMUKTAMAR ke35 Nahdlatul Ulama pada Agustus 2026 mendatang bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan organisasi. Momen
OPINI
ACEH Pemerintah melalui Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera menargetkan lima jembat
NASIONAL
PHNOM PENH Sebanyak 5.950 Warga Negara Indonesia (WNI) di Kamboja telah mendapatkan penghapusan denda overstay dari Pemerintah Kamboja.
NASIONAL
BUSAN Tim Olimpiade Fisika Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang Asian Physics Olympiad (APhO) 2026 yang digelar d
PENDIDIKAN
JAKARTA Puasa Arafah yang dilaksanakan setiap 9 Zulhijah sehari sebelum Idul Adha dikenal memiliki keutamaan besar dalam Islam. Salah sa
AGAMA
KEBUMEN Presiden Prabowo Subianto mengingatkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) agar mengelola aset nega
EKONOMI
WASHINGTON Pria pelaku penembakan di dekat Gedung Putih, Amerika Serikat, dilaporkan tewas setelah terlibat baku tembak dengan agen Secr
INTERNASIONAL
JAKARTA Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti memastikan sebanyak 237 ribu guru nonASN tetap dapat meng
PENDIDIKAN
BATU BARA Peristiwa tragis terjadi di kawasan Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Empat pegawai toko ak
PERISTIWA
BANDA ACEH Cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Minggu (24/5/2026) diprakirakan didominasi hujan ringan dan kondisi berawan. Namun, beber
NASIONAL