BREAKING NEWS
Rabu, 19 Agustus 2026

Wali Kota Medan Minta Duta Genre 2026 Jadi Penggerak Remaja: Jangan Aktif Hanya Saat Ada Acara

Abyadi Siregar - Kamis, 06 Agustus 2026 21:34 WIB
Wali Kota Medan Minta Duta Genre 2026 Jadi Penggerak Remaja: Jangan Aktif Hanya Saat Ada Acara
Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Kota Medan Tahun 2026 di Hotel Grand Mercure, Kamis (6/8/2026). (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan para finalis dan pemenang Duta Generasi Berencana (Genre) Kota Medan 2026 agar tidak hanya menjadikan gelar sebagai simbol prestasi.

Menurutnya, para Duta Genre harus mampu menjadi penggerak remaja yang aktif memberikan edukasi dan membawa perubahan positif di lingkungan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Rico Waas melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Laksamana Putra Siregar pada Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Kota Medan Tahun 2026 di Hotel Grand Mercure, Kamis (6/8/2026).

Baca Juga:

Acara tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Medan yang juga Bunda Genre Kota Medan, Airin Rico Waas, bersama jajaran perangkat daerah dan para undangan.

Menurut Rico Waas, ajang pemilihan Duta Genre bukan hanya menjadi kompetisi, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjadi teladan dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat.

Pada malam grand final itu, Dhafa Khairi dan Syifa Bunga Caesarilya terpilih sebagai Duta Utama Genre Kota Medan 2026.

Sementara Galih Hadi Prawira dan Alifah Dzatil Izzah dinobatkan sebagai Runner Up I, disusul Deni Prana dan Agnes Nataneila Lim sebagai Runner Up II.

Adapun Faturrohman Al Gozi Harahap dan Raisya Kanya Lethizia terpilih sebagai Juara Favorit.

Bunda Genre Kota Medan, Airin Rico Waas, turut menyematkan selempang serta menyerahkan trofi dan hadiah kepada para pemenang.

Rico Waas mengatakan para Duta Genre yang terpilih kini memikul tanggung jawab sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menyosialisasikan pentingnya perencanaan kehidupan kepada remaja.

Mereka diharapkan mampu mengedukasi teman sebaya mengenai pendidikan, karier, hingga kehidupan berkeluarga yang sehat dan berkualitas.

"Duta Genre harus hadir di tengah remaja dengan pesan yang jelas, dekat, dan mudah dipahami. Sebagai konselor sebaya, kalian harus mampu menjadi tempat berbagi, memberikan informasi yang benar, dan mengarahkan kawan-kawan sebaya kepada pilihan hidup yang sehat. Jangan hanya aktif ketika ada acara, tetapi harus terus bergerak di sekolah, lingkungan, dan komunitas," kata Rico Waas.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Institut Bisnis dan Komputer Indonesia Jalin Kerja Sama dengan Yayasan Basmi Kemiskinan Selangor, Mahasiswa KKN dan Magang di Malaysia
Dokter Forensik Bantah Dugaan Penganiayaan pada Eks Istri Polisi di Medan, Hasil Forensik Tak Temukan Tanda Kekerasan
Usai Perkara KDRT Dihentikan Lewat Restorative Justice, Roberto Kini Jadi Tersangka Dugaan Pelanggaran UU ITE
Polda Sumut Bongkar Sindikat Penipuan Online Internasional di Medan, Kerugian Korban Capai Rp6,7 Miliar
Jembatan di Medan Krio Disebut Amblas Usai Diresmikan Bupati Deli Serdang, Begini Faktanya
Pemko Medan Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026, Perkuat Keterbukaan Informasi dan Cegah Sengketa Publik
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru