Garuda Menang! Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0 di GBK, Tambah Poin FIFA Jadi 1157,14
JAKARTA Timnas Indonesia kembali meraih hasil positif pada laga Garuda Championship Series setelah menundukkan Mozambik dengan skor 10
OLAHRAGA
JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap hasil investigasi terkait kasus keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di Air Asuk, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, usai menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hasil pemeriksaan menemukan kandungan boraks hingga kontaminasi bakteri berbahaya dalam makanan yang dikonsumsi para siswa.
Ketua Tim Investigasi BGN Arie Karimah Muhammad mengatakan temuan tersebut diperoleh melalui dua tahapan pemeriksaan, yakni uji cepat oleh Dinas Kesehatan setempat dan pengujian lanjutan di laboratorium Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).Baca Juga:
"Hasil rapid test menunjukkan adanya kandungan boraks pada menu telur kecap, tempe goreng, dan tumis sayuran, dengan kadar berkisar antara 100 hingga 5.000 mg/L," kata Arie, Minggu, 3 Mei 2026.
Menurut Arie, penggunaan boraks dalam makanan tersebut seharusnya tidak terjadi karena bahan seperti telur, tempe, dan sayuran tidak memerlukan tambahan bahan pengawet kimia.
Ia menilai temuan itu menjadi perhatian serius lantaran berpotensi membahayakan kesehatan para siswa yang mengonsumsi makanan tersebut.
Selain kandungan boraks, hasil uji laboratorium juga menemukan adanya kontaminasi bakteri berbahaya, yakni Escherichia coli (E. coli) dan Bacillus cereus, yang dapat memicu gangguan pencernaan hingga keracunan makanan.
Kasus keracunan massal ini sebelumnya terjadi pada Rabu, 16 April 2026.
Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP di Kabupaten Kepulauan Anambas dilaporkan mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan dari program MBG.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Anambas, Feri Oktavia, mengatakan para korban berasal dari sejumlah sekolah berbeda.
"Bukan dari satu sekolah saja, tapi dari beberapa sekolah berbeda. Makanannya berasal dari satu SPPG," ujar Feri.
Tak hanya siswa, sejumlah orang tua murid juga dilaporkan mengalami gejala serupa setelah ikut mengonsumsi makanan yang dibawa pulang anak mereka.
"Ada juga orang tua yang ikut keracunan karena makan jatah anak atau cucunya yang dibawa pulang," kata dia.
Pemerintah daerah bersama otoritas kesehatan masih melakukan pendalaman terkait dugaan kelalaian dalam proses produksi dan distribusi makanan dalam program MBG tersebut.
Kasus ini memicu sorotan publik terhadap pengawasan kualitas makanan dalam program nasional Makan Bergizi Gratis yang ditujukan untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah.*
(d/ad)
JAKARTA Timnas Indonesia kembali meraih hasil positif pada laga Garuda Championship Series setelah menundukkan Mozambik dengan skor 10
OLAHRAGA
JAKARTA Partai Demokrat membantah adanya keterkaitan antara Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan mantan Wakil Kepala Badan G
NASIONAL
JAKARTA PT Global Loyalty Indonesia (GLI) membantah klaim yang menyebut Giorgio Antonio Chandra sebagai Chief Executive Officer (CEO) ma
ENTERTAINMENT
ACEH BESAR Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian di Bandara Inter
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan aliran uang suap dalam kasus pengadaan smart board di Dinas Pendidikan dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan hasil survei pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG
NASIONAL
MEDAN Solidaritas Aksi Lintas Mahasiswa (SALAM) kembali menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara, Selasa, 9 Juni 2026. Aksi
PERISTIWA
MEDAN Tim penasihat hukum terdakwa kasus dugaan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite menggunakan jeriken memint
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Layanan distribusi air bersih Perumda PDAM Tirtanadi mengalami gangguan di tujuh kecamatan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdan
PERISTIWA
BANDA ACEH Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, me
NASIONAL