Pengungsi Bencana Tandihat di Huntara: Nyaman Tapi Rindu Rumah Sendiri
TAPSEL Sejumlah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, menyatakan merasa n
NASIONAL
SOLO -Wali Kota Solo yang juga menjadi salah satu calon wakil presiden dengan suara terbanyak dalam pemilihan sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka, memberikan tanggapannya terhadap tudingan yang dilontarkan oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengenai seringnya dia diduga “bohongi” partai.
Tudingan ini disampaikan oleh Hasto Kristiyanto seiring dengan harapan Gibran untuk bertemu dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi. Gibran telah mengutarakan harapannya agar kedua tokoh tersebut dapat bertemu, namun respon dari Hasto Kristiyanto menunjukkan keraguan akan kepastian dari pernyataan tersebut.
Dalam suasana yang terasa hangat namun penuh perdebatan di Balai Kota Solo, Gibran menyatakan bahwa Hasto Kristiyanto kerap “meresahkan” dengan bahasannya yang negatif. Meskipun demikian, Gibran memilih untuk berpikir positif dalam menghadapi situasi tersebut. Menurutnya, penting bagi tokoh-tokoh untuk terus berpikir positif, terutama dalam momen silaturahmi yang dianggapnya sebagai hal yang baik.
“Kalau saya selalu berpikir positif, sekali lagi namanya silaturahmi itu hal baik. Kontestasi, kompetisi, sudah selesai. Waktunya bermaaf-maafan bergandengan tangan memajukan Indonesia,” ujar Gibran dengan mantap, menunjukkan sikap optimisnya dalam menyikapi situasi politik yang kerap diwarnai oleh perbedaan pendapat dan tudingan.
Terkait dengan harapannya untuk bertemu dengan tokoh PDIP, Gibran mengakui bahwa ada kemungkinan bahwa mereka yang belum dapat ditemui saat ini sedang sibuk. Namun, dia tetap berharap ada jadwal ulang pertemuan dengan tokoh-tokoh tersebut.
Meskipun begitu, reaksi Hasto Kristiyanto terhadap pernyataan Gibran menunjukkan adanya ketidakpastian dan keraguan. Hasto ingin memastikan terlebih dahulu kebenaran dari pernyataan tersebut, menyatakan bahwa dirinya sudah beberapa kali “diberi harapan palsu” oleh Gibran.
Situasi ini mencerminkan dinamika politik yang terus berkembang di Tanah Air, di mana pertemuan dan dialog antara berbagai pihak menjadi kunci untuk membangun kesepahaman dan kerjasama. Dalam konteks ini, sikap optimis Gibran dalam menjaga silaturahmi dan menghadapi tantangan politik adalah langkah yang perlu diapresiasi.
(N/014)
TAPSEL Sejumlah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, menyatakan merasa n
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan tahun 2026 sebagai momentum penguatan sistem hubungan industrial nasional. Langkah ini be
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan Jaminan Hidup bagi warga terdampak bencana banjir dan tanah lo
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menilai tuntutan hukuman mati bagi anak buah kapal (ABK) asal Medan, Fandi Ramadh
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dengan suara bergetar dan mata berkacakaca, ibunda Fandi Ramadhan, Nirwana, menyampaikan permohonan penuh haru agar putranya di
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPSEL Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada 418 warga Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru,
EKONOMI
MEDAN Pada malam ke3 bulan suci Ramadhan, Ustad Jumana Farid menekankan pentingnya sholat sebagai tiang agama dalam tausyiah singkat ya
AGAMA
JAKARTA Biaya politik yang tinggi disebut sebagai salah satu akar persoalan korupsi di Indonesia. Direktur Indonesia Political Review (I
POLITIK
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menilai pengakuan Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menyatak
POLITIK
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina, Muhammad Kerry Adrianto Riza, mengungkit
HUKUM DAN KRIMINAL