BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Februari 2026

Gibran Kritik Klaim ‘Sering Bohongi PDIP’ dan Kontroversi Dengan Pak Hasto

BITVonline.com - Jumat, 19 April 2024 04:27 WIB
Gibran Kritik Klaim ‘Sering Bohongi PDIP’ dan Kontroversi Dengan Pak Hasto
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SOLO -Wali Kota Solo yang juga menjadi salah satu calon wakil presiden dengan suara terbanyak dalam pemilihan sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka, memberikan tanggapannya terhadap tudingan yang dilontarkan oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengenai seringnya dia diduga “bohongi” partai.

Tudingan ini disampaikan oleh Hasto Kristiyanto seiring dengan harapan Gibran untuk bertemu dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi. Gibran telah mengutarakan harapannya agar kedua tokoh tersebut dapat bertemu, namun respon dari Hasto Kristiyanto menunjukkan keraguan akan kepastian dari pernyataan tersebut.

Dalam suasana yang terasa hangat namun penuh perdebatan di Balai Kota Solo, Gibran menyatakan bahwa Hasto Kristiyanto kerap “meresahkan” dengan bahasannya yang negatif. Meskipun demikian, Gibran memilih untuk berpikir positif dalam menghadapi situasi tersebut. Menurutnya, penting bagi tokoh-tokoh untuk terus berpikir positif, terutama dalam momen silaturahmi yang dianggapnya sebagai hal yang baik.

“Kalau saya selalu berpikir positif, sekali lagi namanya silaturahmi itu hal baik. Kontestasi, kompetisi, sudah selesai. Waktunya bermaaf-maafan bergandengan tangan memajukan Indonesia,” ujar Gibran dengan mantap, menunjukkan sikap optimisnya dalam menyikapi situasi politik yang kerap diwarnai oleh perbedaan pendapat dan tudingan.

Terkait dengan harapannya untuk bertemu dengan tokoh PDIP, Gibran mengakui bahwa ada kemungkinan bahwa mereka yang belum dapat ditemui saat ini sedang sibuk. Namun, dia tetap berharap ada jadwal ulang pertemuan dengan tokoh-tokoh tersebut.

Meskipun begitu, reaksi Hasto Kristiyanto terhadap pernyataan Gibran menunjukkan adanya ketidakpastian dan keraguan. Hasto ingin memastikan terlebih dahulu kebenaran dari pernyataan tersebut, menyatakan bahwa dirinya sudah beberapa kali “diberi harapan palsu” oleh Gibran.

Situasi ini mencerminkan dinamika politik yang terus berkembang di Tanah Air, di mana pertemuan dan dialog antara berbagai pihak menjadi kunci untuk membangun kesepahaman dan kerjasama. Dalam konteks ini, sikap optimis Gibran dalam menjaga silaturahmi dan menghadapi tantangan politik adalah langkah yang perlu diapresiasi.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru