300 Pramuka Siaga Ramaikan “Pesta Siaga” di Raman Utara, Belajar Keterampilan Hidup Secara Langsung
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
Pulau Taliabu, Maluku Utara — Sekolah Dasar (SD) Naskat Bahu di Kecamatan Taliabu Selatan, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menghadapi kondisi yang sangat memprihatinkan. Di tengah tuntutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, para siswa dan guru di sekolah ini harus berjuang melawan keterbatasan fasilitas yang sangat mendasar. Hampir seluruh ruang kelas di SD ini tidak dilengkapi dengan meja dan kursi, memaksa para siswa untuk belajar di lantai dalam kondisi yang jauh dari kata ideal.
Kondisi Fasilitas yang MemprihatinkanPara siswa di SD Naskat Bahu terpaksa duduk dan belajar di lantai karena hampir tidak ada fasilitas kursi dan meja di ruang kelas mereka. Dalam situasi tersebut, mereka harus beradaptasi dengan kondisi yang kurang mendukung proses belajar mengajar. Tidak hanya ruang kelas, ruang guru pun mengalami kekurangan fasilitas yang sama. Di ruang guru, hanya terdapat satu set meja dan kursi yang digunakan oleh kepala sekolah, sementara para guru lainnya harus bekerja di lantai, mirip dengan kondisi siswa mereka.
Kepala Sekolah Ode Nurlela mengungkapkan rasa prihatin dan kesulitan yang dihadapi oleh pihak sekolah. “Kondisi ini sudah lama terjadi. Bahkan, SD Naskat Bahu harus berbagi waktu dengan siswa SMP yang masuk pada siang hari. Beberapa kelas memiliki kursi, tetapi jumlahnya tidak mencukupi sehingga siswa yang tidak kebagian harus melantai,” ujar Nurlela. Dia menambahkan bahwa selama dua tahun terakhir, sekolah mereka tidak menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Masalah Dana BOSMenurut Kepala Sekolah Ode Nurlela, masalah ini semakin diperburuk oleh tidak diterimanya dana BOS yang sangat penting untuk mendukung operasional sekolah. “Selama dua tahun terakhir, dana BOS yang seharusnya diterima sekolah tidak pernah masuk ke rekening. Kami cek di Dapodik dan ternyata ada tulisan terpotong sesuai dengan uang yang disalurkan, sisanya nol,” ungkapnya. Dia menjelaskan bahwa pada tahun 2023, situasi yang sama terulang kembali dengan dana BOS yang tidak pernah diterima.
Nurlela menambahkan, “Kami mencoba mencari solusi dengan menggunakan fasilitas pribadi dan berutang untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Namun, kondisi ini jelas sangat mengganggu dan mempengaruhi kualitas pendidikan yang bisa kami berikan kepada siswa.”
Dampak Terhadap Proses Belajar MengajarKondisi fasilitas yang sangat terbatas ini jelas mempengaruhi proses belajar mengajar di SD Naskat Bahu. Para siswa yang seharusnya mendapatkan kenyamanan saat belajar terpaksa harus beradaptasi dengan lingkungan yang tidak mendukung. Begitu pula dengan para guru yang harus bekerja dalam keadaan serba kekurangan. Kurangnya meja dan kursi juga dapat berdampak pada kualitas pengajaran dan interaksi antara guru dan siswa.
Pentingnya Tindakan SegeraKondisi ini menunjukkan perlunya perhatian dan tindakan segera dari pihak berwenang untuk memastikan bahwa sekolah-sekolah di daerah terpencil seperti SD Naskat Bahu tidak terabaikan. Bantuan dan dukungan yang tepat dalam bentuk fasilitas dan dana BOS sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan lingkungan belajar yang layak bagi siswa.
Pihak-pihak terkait diharapkan dapat segera turun tangan untuk memperbaiki kondisi ini, sehingga para siswa dan guru di SD Naskat Bahu dapat memperoleh fasilitas yang memadai dan mendukung proses belajar mengajar yang lebih baik.
(n/014)
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
PRINGSEWU Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke80 Pers
KESEHATAN
PRINGSEWU Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Sukoharjo menggelar Ramadhan Scouting Competition (RSC) 2026 di Lapangan Dirgahayu, Pekon Su
NASIONAL
PALEMBANG Ballroom Hotel Excelton malam itu dipenuhi kehangatan dan semangat kekeluargaan. Bukan sekadar pertemuan alumni, tapi ruang te
NASIONAL
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
TANGGAMUS Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus dit
PERISTIWA
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL