Hotman Paris Ungkap Ada 'Orang Dekat Solo' Minta Video soal Roy Suryo dan dr Tifa Dihapus
JAKARTA Advokat senior Hotman Paris Hutapea mengaku pernah dihubungi seseorang yang disebutnya sebagai orang dekat Solo setelah mengun
HUKUM DAN KRIMINAL
SIDOARJO –Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, memimpin operasi pemusnahan barang ilegal senilai Rp 5,3 miliar di Tambaksawah, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo pada Kamis (25/7). Operasi ini merupakan tindak lanjut dari pengawasan ketat terhadap impor ilegal yang telah berlangsung sejak awal tahun.
Dalam pengumumannya, Mendag Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa operasi ini berhasil mengamankan berbagai jenis barang ilegal, meliputi hasil perikanan, keramik, plastik, produk hewan dan olahan, produk kehutanan, serta barang tertentu seperti elektronika, kosmetika, dan makanan-minuman. Total nilai barang yang dimusnahkan mencapai Rp 5,3 miliar, yang sebagian besar merupakan produk yang tidak memiliki izin impor atau melanggar regulasi yang berlaku.
“Hari ini kita telah berhasil memusnahkan berbagai jenis barang ilegal yang berhasil diamankan, termasuk produk plastik senilai hampir Rp 3 miliar dan hasil perikanan senilai Rp 750 juta,” ujar Zulkifli Hasan kepada wartawan yang hadir di lokasi.
Menurut Mendag Zulkifli Hasan, operasi ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menegakkan hukum terhadap praktik perdagangan ilegal yang merugikan industri dalam negeri serta mengancam keberlanjutan lingkungan hidup. Dalam enam bulan terakhir, sebanyak 18 perusahaan telah diberikan peringatan dan dokumen pemberitahuan impor atas pelanggaran yang dilakukan, dengan 32 pelanggaran yang tercatat.
“Kami telah memberikan peringatan kepada 14 perusahaan terlebih dahulu, namun bagi perusahaan yang melakukan pelanggaran serius dan berulang kali, tindakan lebih lanjut seperti pencabutan izin dan penyerahan kepada penegak hukum menjadi langkah yang ditempuh,” tambahnya.
Zulkifli Hasan juga menegaskan bahwa pemerintah melalui Satgas Pangan dan Obat-obatan akan terus meningkatkan pengawasan di pelabuhan dan perbatasan guna mencegah masuknya barang-barang ilegal ke dalam negeri. “Kami akan terus melakukan pemusnahan barang ilegal dan memberikan sanksi tegas bagi pelaku yang terbukti melanggar,” jelasnya.
Operasi pemusnahan barang ilegal ini juga menandai komitmen pemerintah dalam menjaga ketertiban perdagangan dan melindungi konsumen dari produk yang berpotensi membahayakan kesehatan serta merugikan ekonomi nasional. Langkah-langkah tegas yang diambil diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku perdagangan ilegal, sehingga perdagangan yang berlangsung di Indonesia dapat lebih terkontrol dan terjamin kualitasnya.
(N/014)
JAKARTA Advokat senior Hotman Paris Hutapea mengaku pernah dihubungi seseorang yang disebutnya sebagai orang dekat Solo setelah mengun
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Sejumlah elemen mahasiswa di Kota Binjai menilai DPRD Binjai tidak menunjukkan keberpihakan terhadap aspirasi masyarakat.Penilaia
NASIONAL
JAKARTA Sidang kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jak
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kuasa hukum Direktur Utama PT Prima Alloy Steel Universal (PASU) Tbk, Djoko Sutrisno, Willyam Raja D. Halawa, menyebut hubungan bi
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke80, Polda Aceh menggelar upacara dan tabur bunga di perairan Pelabuhan Malahayati,
NASIONAL
BATU BARA Aliansi Pemuda Desa Bersatu (APDESU) melaporkan dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan Sistem P
HUKUM DAN KRIMINAL
LHOKSEUMAWE Korem 011/Lilawangsa menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid AlFitrah Korem 011/Lilawangsa,
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Fraksi Partai Gerindra di DPR RI menegaskan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gi
POLITIK
Oleh Marsda TNI Dr. Budhi AchmadiDI tengah meningkatnya kompleksitas ancaman global, peran militer tidak lagi dapat dipahami secara sempit
OPINI