BREAKING NEWS
Rabu, 18 Februari 2026

Respon Karyawan Tenant Mal Centre Point Menjelang Eksekusi Pembongkaran Hari Ini

BITVonline.com - Senin, 22 Juli 2024 02:49 WIB
Respon Karyawan Tenant Mal Centre Point Menjelang Eksekusi Pembongkaran Hari Ini
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN –Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah menetapkan hari ini sebagai tanggal pembongkaran Mal Centre Point. Namun, ketidakpastian masih menyelimuti para tenant dan karyawan mal yang terletak di Jalan Jawa, Kecamatan Medan Timur ini.

Minggu (21/7/2024) kemarin, suasana di Mal Centre Point masih tampak normal. Tenant-tenant masih beroperasi seperti biasa tanpa tanda-tanda persiapan pengosongan. Hal ini menimbulkan kebingungan di kalangan karyawan, yang mengaku belum mendapat arahan jelas dari manajemen tenant atau pihak mal.

Salah seorang karyawan tenant baju, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kekhawatirannya kepada Tribun Medan. “Belum ada info apapun. Kami juga nanya mau tutup atau enggak. Tapi enggak ada yang tahu info tersebut,” ujarnya. Ketidakpastian ini membuat karyawan resah, terutama karena jika tenant tidak dibuka, gaji mereka terancam dipotong.

Ketidakpastian ini diperparah dengan tidak adanya surat resmi pengosongan yang diterima oleh para tenant. “Kami belum mendapat surat pengosongan sama sekali. Yang lalu juga, tutupnya secara tiba-tiba. Tidak ada informasi terlebih dahulu,” tambah karyawan tersebut. Mereka berharap Pemko Medan mempertimbangkan kembali penutupan mal ini, mengingat banyaknya pekerja yang bergantung pada pekerjaan di mal tersebut.

Penurunan omzet juga dirasakan sejak adanya kabar penutupan. “Turun lah penjualan. Biasanya kalau weekend itu lumayan besar omzetnya. Sekarang mau hari biasa atau libur sama saja,” keluhnya. Hal ini semakin memicu keinginan beberapa karyawan untuk mencari pekerjaan baru. “Pasti ada rencana itu, (cari kerja lagi). Tapi, kita lihat dulu lah ini ke depan gimana. Saya harap, tidak ada penutupan mal,” ucapnya.

Kondisi di Mal Centre Point setelah ultimatum Wali Kota Medan, Bobby Nasution, semakin memperjelas kekhawatiran tersebut. Meski aktivitas mal masih berjalan seperti biasa, tidak ada tenant yang terlihat berkemas atau mengosongkan barang-barangnya. Petugas keamanan mal tampak lebih banyak dari biasanya, mengelilingi area pusat perbelanjaan ini.

Camat Medan Timur, Alfi Pane, mengonfirmasi bahwa ia telah menerima surat dari Wali Kota Medan untuk pembongkaran Mal Centre Point pada Senin (22/7/2024) pukul 14.00 WIB. “Iya kita telah terima surat untuk pendampingan pembongkaran Mal Centre Point pukul 14.00 WIB, Senin (22/7/2024),” jelasnya.

Sejauh ini, alat berat belum diturunkan ke lokasi, namun pemantauan terus dilakukan. Alfi juga menambahkan bahwa puluhan personel akan dikerahkan di lokasi pembongkaran. “Sejauh ini alat berat belum diturunkan. Begitupun tetap akan kita pantau terus perkembangannya,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Medan, Bobby Nasution, meminta maaf kepada para tenant dan pemilik tenant di Mal Centre Point atas ketidaknyamanan ini. “Jadi mohon maaf kepada para tenant, kita akan minta Centre Point untuk mengosongkan mallnya, karena akan kita robohkan,” tegasnya. Pemko Medan telah memberikan tenggat waktu satu minggu bagi para tenant untuk mengosongkan barang-barangnya sebelum pembongkaran dimulai.

Bobby Nasution menegaskan bahwa penutupan dan pembongkaran ini merupakan langkah tegas karena pihak Mal Centre Point dinilai tidak konsisten dalam pelunasan pajak kepada Pemko Medan. “Saat ini kami menyampaikan bahwa komitmen (pihak Mal Centre Point) sudah mulai goyang, jadi kami akan membalas surat tersebut untuk pengosongan tenant,” jelasnya.

Dengan ultimatum ini, masa depan Mal Centre Point dan ratusan pekerja di dalamnya berada dalam ketidakpastian. Ribuan orang yang bergantung pada pekerjaan di mal tersebut kini harus mencari alternatif baru untuk menyambung hidup mereka. Para tenant dan karyawan berharap ada jalan tengah yang bisa dicapai antara Pemko Medan dan manajemen Mal Centre Point demi kelangsungan hidup mereka.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru