Membangun Generasi Disiplin, Satgas Damai Cartenz 2026 Latih Baris-Berbaris Siswa SD Dondobaga di Papua
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
BITVONLINE.COMÂ –Pendidikan tinggi di Indonesia semakin terbuka lebar untuk perempuan, dan ini terlihat dari tren meningkatnya jumlah perempuan yang mengenyam pendidikan tinggi. Salah satu contoh nyata adalah kisah Salma, seorang lulusan D3 Telekomunikasi asal Bandung, dan Izka, seorang ibu satu anak dengan pendidikan S2 Ilmu Komunikasi. Kedua perempuan ini, meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda, memiliki semangat tinggi untuk melanjutkan pendidikan demi meraih mimpi mereka.
Salma, yang telah mempelajari ilmu rohaniah di pondok pesantren selama enam tahun, memutuskan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi guna memperdalam ilmu jasmaniah. Selama kuliah, ia aktif di himpunan jurusan dan UKM Catur. Sebagai lulusan jurusan telekomunikasi, Salma bercita-cita menjadi seorang cyber security analyst yang akan melindungi dunia maya, yang kini dianggap sebagai dunia kedua.
“Tujuan saya kuliah bukan untuk menyaingi laki-laki, tetapi untuk memiliki nilai sebagai manusia. Dengan gelar, kita bisa menunjukkan bahwa kita sudah belajar dan berusaha mencapai tujuan kita,” ujar Salma dalam wawancara dengan kumparan.
Izka, yang sudah menikah dan memiliki seorang anak, merupakan contoh perempuan yang mampu menyeimbangkan kehidupan pribadi dan profesional. Izka memilih melanjutkan pendidikan hingga S2 Ilmu Komunikasi untuk memperdalam pengetahuannya dan mengejar karir di bidang komunikasi. Ia juga berharap dapat memberikan contoh yang baik bagi anaknya tentang pentingnya pendidikan tinggi.
Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) berjudul ‘Perempuan dan Laki-laki Indonesia 2024′, persentase perempuan yang mengenyam pendidikan tinggi semakin meningkat. Pada 2024, persentase perempuan yang memiliki ijazah perguruan tinggi mencapai 14,08%, mengalahkan laki-laki yang hanya 12,69%. Tren ini menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, di mana laki-laki lebih mendominasi bangku perkuliahan.
Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara-negara maju. Menurut dosen sosiologi Universitas Padjadjaran, Farah Firsanty, ini adalah bagian dari fenomena reversal of gender inequalities dalam pendidikan tinggi, yang terjadi di berbagai belahan dunia. Perempuan kini lebih terbuka untuk mengejar pendidikan tinggi, karena menyadari bahwa untuk menjalankan peran mereka di ranah domestik maupun profesional, mereka membutuhkan keterampilan yang lebih.
Fenomena ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain faktor demografi, sosiologi, ekonomi, dan pendidikan. Perempuan kini memilih untuk menikah dan memiliki anak di usia yang lebih tua, yang memberikan kesempatan lebih untuk melanjutkan pendidikan. Selain itu, perempuan juga semakin banyak yang bekerja di sektor profesional, yang membuat mereka lebih termotivasi untuk menempuh pendidikan tinggi.
Penelitian juga menunjukkan bahwa perempuan cenderung memiliki keterampilan nonkognitif yang lebih baik dibandingkan laki-laki, yang membuat mereka lebih mampu menyelesaikan pendidikan tinggi. Selain itu, di banyak negara berkembang, manfaat finansial yang diperoleh dari pendidikan tinggi telah meningkat, yang mendorong lebih banyak perempuan untuk melanjutkan studi mereka.
(N/014)
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
TANGGAMUS Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus dit
PERISTIWA
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL
JERUSALEM Polisi Israel menangkap Syekh Mohammed alAbbasi dari halaman Masjid AlAqsa pada Senin (16/2) malam waktu setempat. Penangkap
INTERNASIONAL
NIAS Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menyatakan kesiapannya untuk melepas Kepulauan Nias menjadi provinsi baru. Namun, ia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), berhasil mengidentifikasi bakteri akt
KESEHATAN
JAKARTA Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar, mengajak seluruh imam masjid di Indonesia untuk mendoakan bangsa Pa
AGAMA