Menghina Klaim Trump, Iran Sindir AS yang Kini Butuh Bantuan Negara Lain di Selat Hormuz
TEHERAN Iran menyindir Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang barubaru ini menyerukan negaranegara lain untuk mengirim kapal
INTERNASIONAL
Jakarta– Pengamat Ekonomi dari Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Surya Vandiantara, menilai Presiden Prabowo Subianto dapat menunda kebijakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen yang direncanakan berlaku mulai 1 Januari 2025. Meski sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), Surya menilai tarif PPN dapat diubah dengan kebijakan politik yang tepat.
Surya menjelaskan, meski kenaikan PPN ini sudah diatur dalam Undang-Undang HPP, Presiden Prabowo memiliki kewenangan untuk mengajukan perubahan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2025. “Tersedia ruang bagi pemerintah untuk mengajukan RAPBN Penyesuaian apabila ada perubahan kebijakan fiskal,” kata Surya, Kamis (26/12/2024). Dalam UU HPP, pasal 7 ayat (3) mengatur bahwa tarif PPN dapat diubah antara 5 hingga 15 persen. Perubahan tarif PPN ini dapat dilakukan melalui peraturan pemerintah setelah dibahas dan disetujui oleh DPR. “Dengan mekanisme ini, pemerintah dapat menyesuaikan tarif PPN 12 persen melalui APBN Perubahan,” tegasnya.
Surya menambahkan, kemungkinan besar perubahan tarif PPN ini akan mendapat dukungan penuh dari DPR. Sebagian besar fraksi di DPR kini tergabung dalam koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran, yang memungkinkan perubahan ini berjalan lancar. “Jika Presiden Prabowo mengajukan perubahan ini, saya yakin DPR akan memberikan dukungan penuh,” ujarnya. Setelah RAPBN disetujui oleh DPR dan menjadi Undang-Undang APBN, pemerintah kemudian bisa mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait tarif PPN. Artinya, keputusan ini bisa dilakukan jika Presiden Prabowo memiliki kemauan politik yang kuat.
Sementara itu, kebijakan kenaikan PPN menjadi 12 persen tetap akan berlaku mulai Januari 2025, sesuai dengan amanat UU HPP. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa pemerintah tetap akan melaksanakan kebijakan tersebut. Namun, untuk menjaga daya beli masyarakat, beberapa kebijakan stimulus akan diterapkan. Salah satunya adalah dengan memberikan keringanan PPN bagi rumah tangga berpendapatan rendah, yang hanya akan dikenakan tarif 11 persen, karena 1 persen PPN ditanggung pemerintah.
Beberapa barang dan jasa tertentu yang akan dibebaskan dari PPN meliputi barang kebutuhan pokok seperti beras, daging, telur, susu, dan sayur-sayuran. Selain itu, layanan kesehatan, pendidikan, asuransi, dan transportasi umum juga akan tetap bebas PPN. Beberapa barang lain, seperti vaksin, buku pelajaran, listrik (untuk rumah tangga dengan daya di bawah 6600 VA), dan bahan baku kerajinan perak juga tidak akan dikenakan PPN.
(Christie)
TEHERAN Iran menyindir Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang barubaru ini menyerukan negaranegara lain untuk mengirim kapal
INTERNASIONAL
JAKARTA Foto yang menunjukkan wajah terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Sebuah rumah semi permanen di Jalan Alboin Hutabarat, Lingkungan III, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Sidimpuan Selatan, Kota
PERISTIWA
BINJAI Pemuda Muhammadiyah Kota Binjai menggelar kegiatan Pengajian Ramadan di Masjid Taqwa Ranting Pahlawan, Sabtu (14/03). Kegiatan yang
AGAMA
ACEH Cuaca di wilayah Aceh hari ini diperkirakan akan didominasi oleh hujan ringan hingga petir, dengan suhu yang berkisar antara 15 hing
NASIONAL
MEDAN Cuaca di sejumlah wilayah Sumatera Utara hari ini diperkirakan akan didominasi oleh hujan ringan hingga sedang, dengan suhu yang be
NASIONAL
JAKARTA Cuaca di wilayah DKI Jakarta hari ini diperkirakan akan cerah di hampir seluruh kawasan, dengan suhu udara yang cukup hangat. Ber
NASIONAL
JAWA BARAT Cuaca di sejumlah wilayah Jawa Barat hari ini diprediksi akan mengalami hujan ringan hingga hujan petir. Berdasarkan laporan
NASIONAL
YOGYAKARTA Cuaca di wilayah Yogyakarta hari ini diperkirakan akan didominasi oleh hujan ringan hingga sedang. Berdasarkan informasi dari
NASIONAL
BALI Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Bali pada hari ini diperkirakan akan mengalami hujan ringan hingga petir. Berdasarkan data dari B
NASIONAL