Membangun Generasi Disiplin, Satgas Damai Cartenz 2026 Latih Baris-Berbaris Siswa SD Dondobaga di Papua
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini rentan terhadap gangguan teknologi, termasuk ancaman serangan siber. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan buku alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2025 secara digital di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Selasa (10/12/2024).
Prabowo menjelaskan bahwa dengan semakin berkembangnya teknologi elektronik, Indonesia menjadi lebih rentan terhadap ancaman serangan siber yang dapat mengganggu sistem pemerintahan dan kehidupan masyarakat. “Dengan penggunaan teknologi elektronik dan sebagainya, kita juga rawan terhadap gangguan melalui teknologi. Serangan-serangan cyber berjalan,” ungkap Prabowo.Sebagai langkah antisipasi, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya mempersiapkan generasi muda yang dapat menguasai teknologi dan memiliki keterampilan di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Menurutnya, fokus pada pendidikan STEM menjadi prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan siap menghadapi tantangan teknologi di masa depan.”Karena itu, saudara-saudara, kita akan fokus kepada pendidikan yang kita sebut STEM, Science, Technology, Engineering, Mathematics. Ini akan kita kebut, walaupun bidang-bidang lain pun kita akan bina juga,” ujarnya.
Prabowo menyatakan bahwa pendidikan STEM akan menghasilkan anak-anak yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga siap menghadapi perkembangan pesat di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan siber. Ia percaya bahwa dengan pengetahuan yang kuat di bidang STEM, generasi muda Indonesia akan siap menghadapi perubahan besar yang ditimbulkan oleh teknologi.Selain itu, Prabowo juga mengingatkan bahwa pembangunan bangsa adalah proses jangka panjang yang tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Pembangunan sumber daya manusia yang terampil dan inovatif harus dilakukan secara berkelanjutan untuk mencapai kemajuan bangsa dalam jangka waktu puluhan tahun. “Pembangunan bangsa itu, puluhan tahun. Jadi, kita di sini sekarang, kita bisa mencapai ini sekarang, kita akan lebih hebat tinggal landas, karena jasa semua pemimpin sebelum kita. Karena itu, kita optimis walaupun kita waspada,” tutup Prabowo.Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan kementerian terkait, serta diikuti dengan penyerahan simbolis DIPA dan TKD kepada kepala daerah untuk pelaksanaan anggaran di tahun 2025. (JOHANSIRAIT)
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
TANGGAMUS Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus dit
PERISTIWA
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL
JERUSALEM Polisi Israel menangkap Syekh Mohammed alAbbasi dari halaman Masjid AlAqsa pada Senin (16/2) malam waktu setempat. Penangkap
INTERNASIONAL
NIAS Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menyatakan kesiapannya untuk melepas Kepulauan Nias menjadi provinsi baru. Namun, ia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), berhasil mengidentifikasi bakteri akt
KESEHATAN
JAKARTA Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar, mengajak seluruh imam masjid di Indonesia untuk mendoakan bangsa Pa
AGAMA