Warga Medan Bisa Titipkan Kendaraan di Kantor Polisi Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Syaratnya!
MEDAN Menyambut mudik Lebaran 2026, Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak memberikan solusi bagi warga yang khawatir terha
NASIONAL
SURABAYA — Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengkritisi fenomena agama yang kini seringkali disajikan sebagai hiburan, meskipun banyak disukai oleh masyarakat. Dalam sambutannya pada acara pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) 2024-2028, Mundakir, Haedar menilai bahwa agama saat ini banyak diperlakukan sebagai sumber hiburan daripada sebagai upaya membangun karakter dan ilmu pengetahuan yang mendalam.”Agama sekarang kan jadi entertainment, iya, tapi masyarakat kita juga suka yang gitu, susah kan,” ujar Haedar Nashir saat memberi sambutan di Gedung At Taawun Tower, Surabaya, Senin (9/12/2024). Haedar menyoroti bahwa meskipun agama seharusnya menjadi panduan hidup yang serius dan mendalam, kenyataannya banyak orang lebih tertarik pada ceramah atau kajian yang cenderung ringan dan menghibur. Hal ini, menurutnya, menjadi tantangan besar bagi proses pembelajaran agama yang sesungguhnya.Dalam kesempatan tersebut, Haedar juga menyampaikan kritik terhadap perilaku sebagian masyarakat yang lebih tertarik pada ceramah yang ringan dan bercanda, ketimbang kajian yang lebih substansial dan berbobot. “Menjadi amar ma’ruf nahi munkar itu harus dilakukan dengan pendekatan yang multi aspek. Kita mengajak orang untuk melakukan kebaikan, tetapi perilaku kita sendiri tidak mencerminkan itu. Akhirnya, kita jatuh di hadapan publik,” ujarnya.
Haedar Nashir menegaskan bahwa tantangan besar dalam dakwah agama adalah bagaimana menjaga keseimbangan antara humor dan keseriusan dalam menyampaikan pesan moral. Ia mengingatkan bahwa meskipun ceramah yang ringan dan penuh canda mungkin lebih disukai, seharusnya esensi dari dakwah tetap harus berbicara tentang keilmuan dan kebenaran. “Masyarakat senangnya yang guyonan gitu kan, maka nggak maju-maju kita, karena sukanya yang guyonan. Serius iya, tapi jangan guyon terus,” tegasnya.Selain itu, Haedar juga mengingatkan pentingnya penyampaian ilmu agama yang berbobot, seperti yang dilakukan oleh ulama-ulama besar, namun sering kali diabaikan oleh masyarakat yang lebih suka ceramah dengan gaya santai dan penuh tawa. Ia mencontohkan, “Coba kalau Pak Syafiq (Mughni) dakwah, pidato enggak di-denger padahal isinya ‘daging’ semua,” kata Haedar. Hal ini menggambarkan bahwa meskipun materi dakwah tersebut sangat bermakna dan penting, banyak orang yang lebih tertarik pada ceramah yang hanya menghibur.Ke depan, Haedar berharap ada kesadaran kolektif di masyarakat untuk kembali mengedepankan ilmu dan pemahaman agama yang mendalam, serta menjaga keseimbangan dalam menyampaikan pesan-pesan moral. (JOHANSIRAIT)
MEDAN Menyambut mudik Lebaran 2026, Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak memberikan solusi bagi warga yang khawatir terha
NASIONAL
JAKARTA Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dan Koalisi Masyarakat Sipil mendesak Polri untuk mengungkap akt
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah memastikan pasokan komoditas pangan strategis atau sembako untuk perayaan Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah dalam kond
EKONOMI
MEDAN Seorang pria berinisial MF (41), yang menjabat sebagai Kepala Lingkungan 19, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat, Kota Me
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Senyum bahagia dan tawa ceria mengisi lantai 3 Ramayana Teladan, Medan, saat 400 anak yatim dan dhuafa memilih pakaian Lebaran imp
PEMERINTAHAN
MEDAN Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menyediakan layanan kese
NASIONAL
RANTAUPRAPAT Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut telah menetapkan Andi Hakim Febriansyah, mantan Kepala Kas B
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Sebagai bentuk kepedulian sosial dan pembentukan karakter, para siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Resimen Desaka Dhira Pra
NASIONAL
ASAHAN Peringatan Hari Jadi ke80 Kabupaten Asahan berlangsung khidmat dan penuh makna dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Asahan yang d
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, bersama Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kota, Agus Salim, melakukan
PEMERINTAHAN