Wamenag Imbau Masyarakat Tak Sweeping Rumah Makan Saat Ramadan
JAKARTA Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi&039i, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan sweeping rumah makan saat Ramadan. Me
NASIONAL
JAKARTA -Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama (Kemenag) untuk membersihkan diri dari praktik gratifikasi yang dapat merugikan negara dan masyarakat. Hal ini disampaikan Menag dalam acara Integrity Festival (IntegriFest) Kemenag yang bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2024 di Auditorium H.M Rasjidi Kantor Kemenag, Thamrin, Jakarta, pada Senin pagi.
Menag menekankan pentingnya menjaga prinsip kejujuran, efisiensi, dan azas manfaat dalam setiap kebijakan yang diambil di lingkungan Kemenag. Dia mengingatkan bahwa Kemenag memiliki peran vital dalam membangun Indonesia, sehingga terjadinya korupsi di institusi tersebut harus dihindari dengan segala cara. “Betul, 5 tahun berfungsi itu jika Kemenag berfungsi, akan mengawetkan bangunan sesuai yang direncanakan. Tapi jika ada korupsi, maka segala rencana akan ambruk,” ujar Menag.
Dalam upaya mencegah korupsi, Menag menegaskan bahwa salah satu langkah utama adalah dengan melakukan digitalisasi sistem yang lebih efisien, serta menghindari praktik gratifikasi, baik berupa uang, barang, maupun bentuk gratifikasi lainnya. Hal ini bertujuan untuk menjaga integritas aparat di Kemenag.
Menag juga menyoroti pengeluaran negara yang seringkali tidak efisien, seperti dalam perjalanan dinas. Ia menginstruksikan agar perjalanan dinas dilakukan dengan lebih efisien, memanfaatkan teknologi seperti Zoom untuk mengurangi pemborosan anggaran. “Semua yang bisa dilakukan dengan Zoom, kita harus efisienkan. Setiap sen yang dikeluarkan negara harus ada efeknya,” tegas Menag.
Menag juga mengingatkan untuk tidak menjadikan peraturan sebagai legitimasi bagi praktik yang merugikan negara. Ia berkomitmen untuk menjalankan perintah Presiden terkait penghematan dan memastikan bahwa Kemenag tetap bersih dari segala bentuk gratifikasi.
“Saya akan bangga jika bisa menghukum mereka yang melanggar, daripada hanya menerima penghargaan,” ujar Menag dengan penuh keyakinan, menunjukkan keseriusannya dalam menjalankan reformasi ini.
Selain itu, Menag mengingatkan jajaran Kemenag untuk menjaga integritas dengan tidak melibatkan keluarga dalam urusan yang bisa merusak prinsip-prinsip tersebut. “Mari kita jadikan hari ini sebagai hari putih hati kita, dengan menjalani hidup yang benar,” pungkas Menag, menutup acara dengan semangat untuk membawa Kemenag menuju institusi yang lebih bersih dan transparan.
Melalui IntegriFest ini, Menag berharap seluruh jajaran Kemenag dapat memperkuat komitmen mereka untuk bekerja dengan niat baik dan tanpa praktik korupsi, demi kemajuan bangsa dan negara.
(N/14)
JAKARTA Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi&039i, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan sweeping rumah makan saat Ramadan. Me
NASIONAL
JAKARTA Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyatakan kesiapannya memfasilitasi organisasi masyarakat (ormas) Islam di Indonesia untuk dudu
AGAMA
DELI SERDANG Sebuah kebakaran melanda gudang pabrik santan kelapa milik PT Eramas Coconut Industries di Gang Iman, Jalan Pertahanan, Des
PERISTIWA
BENER MERIAH Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menyerahkan 226 unit hunian sementara (huntara) bagi warga yang kehilangan rumah atau men
NASIONAL
WASHINGTON DC Presiden Prabowo Subianto tiba di Washington DC, Amerika Serikat, Selasa, 17 Februari 2026, sekitar pukul 12.00 waktu sete
POLITIK
JAKARTA Kediaman Presiden RI ke7, Joko Widodo, di Jalan Kutai Utara No 1, Solo, Jawa Tengah, viral setelah muncul di Google Maps dengan
POLITIK
PADANGSIDIMPUAN Ketua DPC Partai Gerindra Kota Padangsidimpuan, Rusydi Nasution, menekankan bahwa bulan Ramadhan merupakan momentum bagi
AGAMA
PADANGLAWAS Bocah tiga tahun yang dilaporkan hilang di Desa Janji Lobi, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, ditem
PERISTIWA
ACEH TENGAH Kapolres Aceh Tengah meresmikan sumur bor kelima secara simbolis di Kampung Kuyun Uken, Kecamatan Celala, Selasa, 17 Februar
NASIONAL
BANDA ACEH Salat Tarawih perdana warga Muhammadiyah di Banda Aceh, Selasa malam, 17 Februari 2026, dipadati jamaah. Masjid Taqwa Muhamma
AGAMA