Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Maulud bermakna sejarah kelahiran Nabi Muhammad, sedangkan
Maulid adalah peringatan dan pengingatan hari kelahiran sang junjungan.
Dalam inti tausiyah, penceramah mengingatkan bahwa peringatan
Maulid adalah wujud syukur kepada Allah atas nikmat besar, antara lain nikmat kesehatan, nikmat iman dan Islam, serta nikmat kelahiran
Nabi Muhammad SAW yang membawa risalah bagi umat manusia. "Jika tidak ada Nabi Muhammad, manusia dan segala isinya tidak akan tercipta di muka bumi ini," tegas penceramah mengutip firman Allah SWT.
KH. Asep Ahmad menambahkan bahwa Islam selalu menyesuaikan dengan kondisi umatnya, contohnya puasa Ramadhan yang dijalankan satu bulan penuh berbeda dengan agama lain. Sebagai bukti kasih sayang Rasul kepada umat, beliau naik ke langit Muntaha memohon agar sholat umatnya diperpendek.
Oleh karena itu, momen
Maulid ini harus menjadi introspeksi diri untuk memperbaiki akhlak dan kaidah dalam kehidupan agar dapat meneladani Rasulullah SAW.Masyarakat sekitar
Ponpes Washilatul Huda tampak antusias menyambut acara
Maulid ini yang tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sebagai sarana siraman rohani dan penguatan iman.
Acara ditutup dengan doa bersama dan makan siang yang dinikmati seluruh peserta dengan penuh keakraban.*
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.