BRIN Temukan Bakteri di Tanah Kunyit yang Berpotensi Lawan Kanker Payudara
JAKARTA Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), berhasil mengidentifikasi bakteri akt
KESEHATAN
JAKARTA — Sholawat Ibrahimiyah menjadi salah satu bacaan penting dalam salat yang diwariskan langsung oleh Rasulullah SAW kepada para sahabat.
Selain menjadi bagian dari tasyahud akhir, sholawat ini diyakini memiliki banyak keutamaan bagi siapa pun yang membacanya secara istiqamah.
Dalam sejumlah literatur, termasuk Shalawat Populer: Esensi Shalawat Bagi Ummat Nabi Muhammad SAW karya Tuan Guru KH Suhaidi Ghazali dan Dr. Shabri Shaleh Anwar, Imam Nawawi menyebut Sholawat Ibrahimiyah sebagai bentuk sholawat yang paling utama.Baca Juga:
Bacaan tersebut dinilai membawa dampak besar bagi ketenangan hati dan keberkahan hidup.
Sholawat Ibrahimiyah berisi permohonan rahmat dan keberkahan bagi Nabi Muhammad SAW dan keluarganya, sebagaimana Allah telah menganugerahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim AS.
Bacaan ini sering menjadi rujukan utama dalam pembacaan sholawat pada salat sehari-hari karena kedudukannya yang sangat kuat dalam tradisi fikih.
Maknanya menggambarkan harapan agar umat Nabi Muhammad SAW memperoleh limpahan rahmat, keberkahan, serta kemuliaan sebagaimana Allah memuliakan para nabi terdahulu.
Keutamaan Membaca Sholawat Ibrahimiyah
1. Mengangkat Derajat dan Memudahkan Terkabulnya Hajat
Dalam buku Kumpulan Shalawat Nabi Super Lengkap karya Ibnu Watiniyah, disebutkan bahwa membaca Sholawat Ibrahimiyah hingga empat puluh kali menjadi sebab terbukanya jalan bagi terkabulnya berbagai hajat.
Bacaan ini diyakini memperkuat hubungan spiritual antara seorang hamba dengan rahmat Allah.
2. Meredakan Rasa Takut dan Menumbuhkan Keteguhan
Pembacaan sholawat ini sebanyak tujuh kali dipercaya mampu menenangkan hati dari rasa takut dan kegelisahan.
Tradisi ini berkembang karena banyak umat merasakan ketentraman batin setelah mengamalkannya, terutama ketika menghadapi situasi sulit atau ancaman.
3. Membuka Pintu Rezeki dan Kelapangan Hidup
Sholawat Ibrahimiyah sering dikaitkan dengan hadirnya keberkahan dalam berbagai urusan, termasuk rezeki.
Kelapangan hidup yang dimaksud tidak hanya berupa materi, tetapi juga kesehatan, kelancaran pekerjaan, dan kemudahan dalam urusan sehari-hari.
4. Perlindungan dari Kejahatan dan Godaan Setan
Bacaan ini diyakini memiliki kekuatan spiritual untuk menjauhkan seseorang dari fitnah, kezaliman, maupun gangguan yang tidak tampak.
Hati yang sering dibasahi sholawat cenderung lebih kuat dan lebih tenang dalam menghadapi godaan.
5. Mendekatkan Diri kepada Allah dan Menguatkan Semangat Ibadah
Sholawat Ibrahimiyah memperhalus hati dan meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Umat yang rutin membacanya merasakan spiritualitas yang lebih hidup dan semangat beribadah yang meningkat.
Keyakinan ini tumbuh dari tradisi para ulama dan umat terdahulu yang menempatkan sholawat sebagai amalan untuk memperkuat kedekatan dengan Allah SWT dan meneladani Rasulullah SAW.*
(d/dh)
JAKARTA Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), berhasil mengidentifikasi bakteri akt
KESEHATAN
JAKARTA Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar, mengajak seluruh imam masjid di Indonesia untuk mendoakan bangsa Pa
AGAMA
JAKARTA Wardatina Mawa menyampaikan rasa syukur atas perkembangan kasus hukum suaminya, Insanul Fahmi dan Inara Rusli, yang kini resmi n
ENTERTAINMENT
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan perbedaan penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah antara pemerintah dan Muhammadiyah tidak
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diumumkan Menteri Agama Nas
NASIONAL
DENPASAR Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok penting (bapokting) di wilayah Denpasar mulai menunjukkan tren stabil. Kondisi ini terpant
EKONOMI
BANDAR LAMPUNG Panglima Komando Daerah Militer XXI/RI, Kristomei Sianturi, menghadiri kegiatan bakti sosial dalam rangka perayaan Tahun
NASIONAL
MEDAN Bulan Ramadan segera tiba, umat Islam pun bersiap menjalankan ibadah sunnah yang khas di bulan penuh berkah, salah satunya Sholat Ta
AGAMA
JAKARTA Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diambil dalam sidang isbat
NASIONAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa target pembukaan 19 juta lapangan kerja di era pemerintahan Presiden Prabowo
EKONOMI