34 Tahun di Pencak Silat, Prabowo Lepas Jabatan Ketum IPSI Demi Fokus Jadi Presiden
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
JAKARTA -Presiden terpilih Prabowo Subianto kembali memanggil sejumlah tokoh politik ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, untuk membahas susunan kabinet pemerintahan yang akan datang. Di antara yang hadir adalah Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra.
Kedua tokoh tersebut tiba di lokasi pada pukul 15.55 WIB dengan mengenakan setelan batik yang kompak, mencerminkan nuansa formal dan kehormatan dalam pertemuan tersebut. Meskipun tidak memberikan keterangan kepada wartawan, keduanya terlihat melambaikan tangan saat memasuki kediaman Prabowo.
Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menduduki posisi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), meskipun hal ini belum dikonfirmasi secara resmi. Di sisi lain, posisi Yusril Ihza Mahendra dalam kabinet belum diketahui, menambah spekulasi mengenai peran penting yang mungkin akan diembannya.
Pertemuan ini berlangsung secara tertutup, dan tidak ada informasi detail yang diungkap mengenai pembicaraan di dalam. Prabowo Subianto, yang memimpin pertemuan tersebut, diyakini sedang melakukan finalisasi terhadap susunan kabinet yang akan membantu dalam kepemimpinannya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sebelumnya, sejumlah nama yang juga hadir dalam pertemuan ini termasuk Agus Harimurti Yudhoyono, Tito Karnavian, Gus Ipul, Gus Nusron, Fadli Zon, dan Zulkifli Hasan. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan dan komitmen politik yang kuat untuk menyukseskan pemerintahan yang baru.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyebut bahwa pertemuan ini merupakan langkah penting dalam proses finalisasi kabinet. “Rencananya seperti itu, akan diundang para calon menteri yang kemarin sudah menandatangani kesediaan membantu, tapi finalisasinya adalah hari ini,” ujarnya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.
Kedatangan tokoh-tokoh politik ini menandakan langkah strategis Prabowo dalam merangkul berbagai pihak untuk membangun pemerintahan yang solid dan efektif. Dengan latar belakang politik yang beragam, diharapkan kabinet yang akan dibentuk dapat memberikan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.
Pertemuan ini diharapkan dapat memuluskan langkah-langkah awal pemerintahan baru Prabowo-Gibran dalam mewujudkan janji-janji politik yang telah disampaikan selama kampanye. Sementara itu, publik menunggu informasi lebih lanjut mengenai struktur kabinet dan kebijakan yang akan diambil oleh pemerintahan yang baru ini.
(N/014)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
TOBA Seorang mahasiswa Universitas Katolik (Unika) Medan dilaporkan tenggelam saat berenang di Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumbanjulu,
PERISTIWA
DELI SERDANG Pereli senior Sumatera Utara Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas
OLAHRAGA
MANADO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG subsidi tidak akan
EKONOMI
JAKARTA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi peningkatan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan dukungan penuh terhadap Sugiono yang terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besa
OLAHRAGA
MEDAN PSMS Medan kembali menelan kekalahan usai takluk 01 dari Garudayaksa FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Ironisnya,
OLAHRAGA
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera memastikan pemutakhiran data penerima hunian sem
NASIONAL
PEKANBARU Ratusan warga di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, mengamuk dan membakar sebuah rumah serta empat sepeda motor yang diduga mi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah melakukan 10 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang Januari hingga 11 April 2026
NASIONAL