Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
CIPINANG - Isu beras oplosan yang merebak di masyarakat menyebabkan kekhawatiran serius di kalangan pedagang Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur.
Sejumlah pedagang memilih menutup toko dan gudangnya karena takut mendapat sanksi akibat tuduhan yang mereka anggap tidak berdasar.
Sam, salah satu pedagang yang telah lama berjualan di pasar induk tersebut, mengungkapkan bahwa kabar beras oplosan telah berdampak langsung terhadap aktivitas perdagangan.
Ia menyebutkan bahwa banyak konsumen enggan membeli beras karena takut mendapatkan produk yang tidak aman.
"Isu-isu sekarang ini katanya beras oplosan. Sebenarnya kan tidak ada oplosan. Kalau konsumen minta standar seperti harga, kita baru buatkan," ujar Sam, Senin (11/8/2025).
Menurutnya, tuduhan tersebut tidak hanya merugikan citra pedagang, tetapi juga membuat aktivitas di Pasar Induk Cipinang lumpuh. Banyak pedagang merasa tidak lagi nyaman berdagang karena tekanan yang muncul dari opini publik dan ancaman sanksi.
"Banyak yang tutup karena ketakutan. Sedikit-sedikit katanya kena sanksi. Jadi, kita dagang di sini kayaknya sudah enggak bermanfaat banget," tambahnya.
Sam menyoroti penurunan drastis jumlah pembeli dalam beberapa hari terakhir, yang menurutnya membuat pasar tidak lagi berfungsi sebagai pusat distribusi beras utama di Jakarta.
"Kalau penurunan luar biasa, turun drastis sampai kayak Induk ini enggak ada fungsi," jelasnya.
Ia berharap pemerintah dan pengelola pasar memberikan perlindungan hukum dan kejelasan informasi agar pedagang tidak terus menjadi korban isu yang belum tentu terbukti.
"Tolonglah lindungi pedagang yang di sini. Yang toko-toko besar saja banyak yang pilih tutup daripada terkena masalah. Banyak konsumen yang enggak belanja," tutup Sam.
Pemerintah diminta segera turun tangan untuk memberikan klarifikasi dan mengembalikan kepercayaan publik, agar roda distribusi pangan strategis seperti beras bisa kembali berjalan normal.*
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN