300 Pramuka Siaga Ramaikan “Pesta Siaga” di Raman Utara, Belajar Keterampilan Hidup Secara Langsung
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Senin (27/10/2025), terkoreksi hingga 1,87 persen ke level 8.117, setelah sempat menyentuh titik terendah di 7.959.
Pelemahan ini dipicu oleh sentimen negatif terkait rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang akan menyesuaikan metodologi perhitungan free float khusus untuk konstituen saham Indonesia.
Dalam rencana terbaru, MSCI akan menggunakan data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) untuk menentukan porsi free float.Baca Juga:
Selama ini, emiten di Indonesia hanya diwajibkan melaporkan kepemilikan saham di atas atau sama dengan 5 persen kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).
Namun, data KSEI mencakup juga kepemilikan di bawah 5 persen dan mengklasifikasikan tipe pemegang saham. Hal ini dinilai akan memberikan gambaran yang lebih detail terhadap struktur kepemilikan saham di pasar modal Indonesia.
Dalam riset terbarunya, Phintraco Sekuritas menjelaskan bahwa MSCI juga akan menerapkan sistem pembulatan baru mulai Mei 2026, dengan ketentuan berbeda tergantung besaran free float.
"Jika porsinya 25 persen, akan dibulatkan ke 2,5 persen terdekat. Untuk 5–25 persen akan dibulatkan ke 0,5 persen terdekat, dan jika kurang dari 5 persen juga ke 0,5 persen terdekat," tulis Phintraco Sekuritas.
Kebijakan ini, lanjutnya, akan berdampak langsung terhadap bobot saham Indonesia dalam indeks MSCI Emerging Markets, yang berpotensi menurunkan porsi sejumlah emiten besar di indeks global tersebut.
Secara teknikal, IHSG tercatat mengalami break low di bawah MA20 pada level 8.117 disertai peningkatan volume transaksi. Indikator Stochastic RSI menunjukkan death cross di area pivot, sementara MACD memperlihatkan penyempitan negative slope.
"IHSG berpotensi menguji level psikologis 8.000 dengan support di 8.000 dan resistance di 8.300," jelas Phintraco Sekuritas dalam laporannya.
Selain faktor teknikal dan kebijakan MSCI, pasar juga menantikan realisasi laporan keuangan kuartal III-2025 serta proyeksi penguatan ekonomi domestik pada kuartal IV-2025.
Dalam kondisi pasar yang berfluktuasi ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan investor untuk mencermati saham-saham berikut:
- PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (AMDR)
- PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB)
- PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA)
- PT Bank Jago Tbk (ARTO)
- PT Gudang Garam Tbk (GGRM).*
(vo/M/006)
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
PRINGSEWU Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke80 Pers
KESEHATAN
PRINGSEWU Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Sukoharjo menggelar Ramadhan Scouting Competition (RSC) 2026 di Lapangan Dirgahayu, Pekon Su
NASIONAL
PALEMBANG Ballroom Hotel Excelton malam itu dipenuhi kehangatan dan semangat kekeluargaan. Bukan sekadar pertemuan alumni, tapi ruang te
NASIONAL
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
TANGGAMUS Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus dit
PERISTIWA
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL