DENPASAR – Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok penting (bapokting) di wilayah Denpasar mulai menunjukkan tren stabil.
Kondisi ini terpantau setelah Satuan Tugas Sapu Bersih Pangan dari PoldaBali kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar, distributor, dan ritel modern, Selasa (17/2/2026).
Tim yang tergabung dalam Satgas Pangan itu terdiri atas Ditreskrimsus Polda Bali bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas PMPTSP, serta Perum Bulog Provinsi Bali.
Sidak dilakukan di Pasar Kreneng, sejumlah toko bahan pangan, distributor, hingga ritel modern di kawasan Denpasar.
Pemeriksaan difokuskan pada kesesuaian harga jual 14 bapokting dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah serta ketersediaan stok di gudang.
Petugas memantau langsung harga komoditas seperti beras, gula, minyak goreng, telur ayam, dan daging ayam.
Dari hasil pengawasan di lapangan, sebagian besar harga komoditas tercatat tidak melebihi HET.
Salah satu komoditas yang mengalami penurunan signifikan adalah telur ayam.
Jika sebelumnya dijual sekitar Rp32.000 per lusin, kini harga turun menjadi Rp28.000 per lusin, di bawah HET yang ditetapkan sebesar Rp30.000 per lusin.
SatgasPangan menyatakan kegiatan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan stabilitas harga dan menjaga ketersediaan pasokan, terutama menjelang hari besar keagamaan.
Pengawasan ini juga dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang Hari Raya Imlek, Idul Fitri 1447 Hijriah, serta Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Aparat berharap stabilitas harga dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok serta menjaga situasi pasar tetap kondusif.