BREAKING NEWS
Minggu, 12 April 2026

Program B50 Siap Jalan 1 Juli 2026, Bahlil Sebut Ini ‘Survival Mode’ Hadapi Ketergantungan BBM

Nurul - Sabtu, 11 April 2026 17:19 WIB
Program B50 Siap Jalan 1 Juli 2026, Bahlil Sebut Ini ‘Survival Mode’ Hadapi Ketergantungan BBM
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia. (Foto: Bahlil Lahadalia / FB)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa progres uji coba program biodiesel 50 persen (B50) telah mencapai sekitar 70 persen. Pemerintah menargetkan implementasi penuh program ini mulai 1 Juli 2026.

Bahlil menjelaskan, kebijakan B50 diambil sebagai langkah strategis untuk menekan impor bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis solar, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

"Ini sudah menjadi kebijakan negara, ini survival mode. Supaya kita tidak tergantung pada global terhadap BBM kita, khususnya untuk solar," ujar Bahlil dalam keterangan resminya, Sabtu (11/4/2026).

Baca Juga:

Menurutnya, uji coba penggunaan B50 telah dilakukan pada berbagai sektor, mulai dari alat berat, kereta api, kapal, hingga kendaraan bermotor. Saat ini, progres pengujian tersebut telah mencapai kisaran 60-70 persen.

Pemerintah menargetkan seluruh rangkaian uji coba rampung paling lambat pada Juni 2026 sebelum peluncuran resmi dilakukan pada Juli 2026.

Meski demikian, Bahlil mengakui masih terdapat tantangan terkait kapasitas produksi biodiesel nasional yang dinilai belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan implementasi B50 secara penuh.

Namun, ia memastikan bahwa pemerintah telah menyiapkan solusi atas kendala tersebut.

"Kita terus melakukan penyelesaian. Tapi insyaAllah sudah ada solusi kok," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia, Ernest Gunawan, menilai industri biodiesel dalam negeri belum sepenuhnya siap untuk peningkatan campuran menjadi B50 pada 2026.

Ia memperkirakan kebutuhan crude palm oil (CPO) untuk produksi fatty acid methyl ester (FAME) dalam program B50 dapat mencapai 18 juta ton atau setara 20 juta kiloliter. Sementara itu, kapasitas terpasang industri biodiesel nasional saat ini baru mampu menyerap sekitar 19,56 juta ton CPO.*

(oz/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
DPR Sebut Digitalisasi BBM Bisa Cegah Kecurangan, Tapi Masih Ada Celah Dimainkan Oknum
Ikhtiar Prabowo dan Harapan di Tengah Jeda Perang AS-Israel Vs Iran
Bahlil Lahadalia Heran BBM Tak Naik Diprotes, Singgung Respons Publik: “Bingung Saya”
Seskab Teddy Indra Wijaya Bantah Isu Indonesia Chaos, Tegaskan Stabilitas Nasional Terjaga
Isu Lawatan Prabowo ke Rusia Menguat, Bahlil Ungkap Peluang Bahas Proyek Kilang Tuban
Bahlil Ajak Masyarakat Hemat Energi, dari Matikan Lampu hingga Beralih ke Mobil Listrik
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru