Presiden Prabowo Bertolak ke Rusia, Akan Bertemu Vladimir Putin Bahas Kerja Sama Energi dan Geopolitik
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto bertolak menuju Moskow, Rusia, pada Minggu malam (12/4/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam ra
NASIONAL
BENGKALIS -Sebuah insiden tragis mengguncang Kabupaten Bengkalis, Riau, ketika seorang mahasiswa bernama Jumari Akbar (31) mengamuk di rumah seorang guru setelah cintanya ditolak. Peristiwa ini bukan hanya mencoreng ketenangan sebuah desa, tetapi juga menyoroti masalah serius terkait penolakan dalam asmara yang berujung kekerasan.
Kasus ini mencuat ke permukaan ketika Jumari Akbar ditangkap oleh pihak kepolisian setempat atas tuduhan perusakan dan perbuatan tidak menyenangkan di rumah Noraidawati, sang guru yang menjadi sasaran amukan akibat penolakan cinta.
Menurut AKP Gian Wiatma Jonimandala, Kasatreskrim Polres Bengkalis, motif di balik tindakan Jumari adalah perasaan kecewa karena cintanya tidak diganjar dengan respons yang diharapkan dari Noraidawati. “Pelaku ada perasaan dengan korban, namun tidak dihiraukan. Karena merasa kecewa, pelaku melakukan perbuatan tersebut,” ungkap Gian.
Insiden tragis ini terjadi pada Rabu, 12 Juni 2024, sekitar pukul 20.00 WIB di Desa Kelapati, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis. Jumari Akbar datang ke rumah korban dengan penuh kemarahan, meminta Noraidawati keluar dari rumah. Meskipun Noraidawati menyuruh anaknya untuk menemui Jumari, pelaku tidak merespons dan malah memukul dinding rumah korban dengan keras.
Ketakutan mendorong Noraidawati untuk meminta bantuan pamannya melalui video call. Paman korban berusaha meredakan situasi melalui telepon, tetapi perdebatan terjadi dan situasi semakin memanas. Noraidawati akhirnya meminta Jumari menunggu polisi datang, tetapi pelaku menolak dengan keras. Bahkan, Jumari mencoba untuk memukul Noraidawati, yang berhasil menghindar dari serangan tersebut.
Anak Noraidawati mencoba untuk membantu ibunya, tetapi malah menjadi korban kekerasan ketika Jumari mencoba mencekik leher anak tersebut. Kejadian tragis ini membuat Noraidawati akhirnya melaporkan Jumari ke Polres Bengkalis.
Menurut keterangan polisi, ini bukan kali pertama Jumari melakukan tindakan kekerasan semacam ini terhadap Noraidawati. Pada bulan Maret 2024, pelaku sudah pernah mengamuk dan merusak pintu rumah korban hingga jebol, sambil mengancam Noraidawati agar tidak mengganggunya lagi.
Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, pihak kepolisian berhasil menangkap Jumari Akbar di lokasi kejadian. “Pelaku kami amankan saat berada di kawasan Jalan Kelapati Darat, Desa Kelapati. Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya,” terang Gian.
Peristiwa ini mengundang keprihatinan mendalam terhadap masalah perlindungan terhadap perempuan dari kekerasan yang dipicu oleh penolakan dalam hubungan asmara. Selain itu, insiden ini juga menyoroti pentingnya pendidikan dan kesadaran masyarakat terkait penanganan konflik dengan cara yang tidak kekerasan dan pengendalian emosi yang baik.
(N/014)
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto bertolak menuju Moskow, Rusia, pada Minggu malam (12/4/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam ra
NASIONAL
MEDAN Kebakaran hebat melanda sebuah gudang angkutan ekspedisi di Jalan Jati, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Minggu (13/4/2026) si
PERISTIWA
BANDA ACEH Ketua Staf Ahli TPPKK Aceh, Mukarramah Fadhlullah, mengajak kader PKK untuk mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan rumah seba
PEMERINTAHAN
KABAR IMIPAS Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menegaskan komitmen penguatan pengawasan terhadap potensi peredaran n
NASIONAL
MANDAILING NATAL Maraknya peredaran narkotika di wilayah Mandailing Natal dinilai menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda.
HUKUM DAN KRIMINAL
SUKABUMI Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Setukpa Lemdiklat Polri Angkatan 55 Tahun Anggaran 2026 menggelar kegiatan bakti sosial (b
NASIONAL
BANDA ACEH Kondisi cuaca di wilayah Provinsi Aceh pada hari ini didominasi hujan ringan dan berawan. Masyarakat diimbau tetap waspada te
NASIONAL
MEDAN Kondisi cuaca di wilayah Provinsi Sumatera Utara pada hari ini didominasi hujan ringan hingga sedang. Masyarakat diimbau tetap was
NASIONAL
JAKARTA Kondisi cuaca di wilayah DKI Jakarta pada hari ini didominasi hujan ringan. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi pe
NASIONAL
BANDUNG Kondisi cuaca di wilayah Provinsi Jawa Barat pada hari ini bervariasi, mulai dari cerah hingga hujan sedang. Sejumlah daerah dip
NASIONAL