Membangun Generasi Disiplin, Satgas Damai Cartenz 2026 Latih Baris-Berbaris Siswa SD Dondobaga di Papua
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
JABAR -Kasus pembunuhan tragis yang mengguncang Cirebon pada tahun 2016, di mana pasangan Vina dan Eky menjadi korban, kembali mengemuka ke permukaan setelah keluarga korban mengungkap bahwa hingga kini, 3 pelaku belum tertangkap.
Bareskrim Polri, lembaga penegak hukum tingkat nasional, telah memberikan respons terhadap kasus ini dengan menurunkan tim untuk memberikan dukungan kepada Polda Jabar. “Kami turunkan tim untuk backup Polda Jabar,” ungkap Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro dalam pernyataannya.
Namun, Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Erdi Chaniago, menjelaskan bahwa kasus pembunuhan ini masih dalam penanganan Polda Jawa Barat, dan peran Bareskrim adalah memberikan arahan dan dukungan untuk mengungkap kebenaran di balik tragedi tersebut.
Dalam penyelidikan yang telah berlangsung, terungkap bahwa total ada 11 orang yang terlibat dalam kasus pembunuhan ini. Tujuh di antaranya telah divonis penjara seumur hidup, sementara satu pelaku lainnya dijatuhi hukuman penjara selama 8 tahun.
Namun, sorotan masih tertuju pada 3 orang pelaku yang masih buron, yakni Andi, Dani, dan Pegi alias Perong. Meskipun terdapat informasi yang beredar bahwa ketiga pelaku ini berada di Jakarta, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa Polda Metro Jaya akan siap membantu dalam penangkapan apabila menerima surat permohonan pencarian dari Polda Jabar.
Kabar mengenai keberadaan ketiga pelaku buron tersebut mengundang beragam spekulasi dan perhatian masyarakat. Namun, kebenaran dari informasi tersebut masih menjadi tanda tanya besar. Apakah benar ketiga pelaku berada di Jakarta? Apakah upaya penangkapan mereka akan segera dilakukan?
Kisah tragis pembunuhan pasangan Vina dan Eky di Cirebon, yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, masih menyisakan misteri yang belum terpecahkan. Dengan dukungan dari Bareskrim Polri dan penegakan hukum yang komprehensif, diharapkan bahwa keadilan akan segera ditegakkan dan keluarga korban dapat menemukan ketenangan yang mereka cari.
(N/014)
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
TANGGAMUS Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus dit
PERISTIWA
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL
JERUSALEM Polisi Israel menangkap Syekh Mohammed alAbbasi dari halaman Masjid AlAqsa pada Senin (16/2) malam waktu setempat. Penangkap
INTERNASIONAL
NIAS Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menyatakan kesiapannya untuk melepas Kepulauan Nias menjadi provinsi baru. Namun, ia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), berhasil mengidentifikasi bakteri akt
KESEHATAN
JAKARTA Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar, mengajak seluruh imam masjid di Indonesia untuk mendoakan bangsa Pa
AGAMA