Wamenag Imbau Masyarakat Tak Sweeping Rumah Makan Saat Ramadan
JAKARTA Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi&039i, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan sweeping rumah makan saat Ramadan. Me
NASIONAL
BALI -Kasus tragis terungkap di Bali ketika sebuah tas berisi jasad bayi ditemukan di dalam bak mobil pikap, meninggalkan warga terkejut dan terguncang. Namun, apa yang lebih memilukan adalah temuan sebuah surat wasiat yang menyertainya, mengungkapkan cerita tragis dari seorang ibu yang putus asa.
Dalam surat tersebut, yang diselipkan di dalam tas bersama dengan jasad bayi dan uang sejumlah Rp1 juta, terpapar permintaan maaf yang penuh penyesalan dari orangtua bayi yang malang itu. Tanpa menyebutkan nama, surat itu menyampaikan permohonan untuk memakamkan anaknya dengan layak sesuai syariat Islam.
“Saya mohon dan minta tolong untuk kuburkan anak saya dengan layak sesuai dengan Syariat Islam. Saya ingin anak saya mendapatkan tempat yang layak di surganya Allah SWT,” tulis surat wasiat itu, mencerminkan keputusasaan dan kesedihan yang mendalam.
Dalam keadaan yang amat pahit, sang ibu hanya mampu menyisakan uang sebesar Rp1 juta untuk memenuhi biaya pemakaman anaknya. “Saya hanya bisa membiayai pemakaman anak saya. Semoga biaya ini cukup untuk proses pemakaman anak saya. Saya titip anak saya berikan pemakaman yang layak,” sambungnya.
Surat wasiat itu juga menunjukkan arah pemakaman yang spesifik di daerah Pemecutan Kaja, dengan harapan agar bayi malang tersebut dapat dimakamkan di pemakaman muslim dengan layak.
Kejadian ini mengejutkan warga yang menemukan tas berisi jasad bayi, yang dilaporkan pertama kali oleh Zulham (45), seorang warga setempat. Ditemukan pada Jumat (10/5/2024), jasad bayi itu dibalut dengan kain sarung warna cokelat, ditemani oleh uang tunai Rp1 juta dan secarik surat wasiat yang mengejutkan.
Kini, pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku yang tega membuang jasad bayi ini. Sementara itu, jasad bayi malang tersebut telah dibawa ke ruang jenazah RSUP IGNG Ngoerah untuk proses autopsi, sambil masyarakat bersatu dalam doa dan harapan agar bayi itu mendapat kedamaian yang layak di akhirat.
Kejadian ini memberikan pukulan emosional yang mendalam bagi masyarakat, sementara aparat kepolisian bekerja keras untuk membawa keadilan bagi bayi malang tersebut. Semoga surat wasiat dan keberadaan jasad bayi ini menjadi panggilan bagi kita semua untuk lebih peduli dan mendukung mereka yang membutuhkan, serta menguatkan komitmen kita untuk menjaga dan melindungi setiap kehidupan yang hadir di masyarakat.
Konten berita dapat dilanjutkan dengan wawancara kepada pihak kepolisian terkait perkembangan penyelidikan dan reaksi masyarakat terhadap kejadian ini.
(N/014)
JAKARTA Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi&039i, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan sweeping rumah makan saat Ramadan. Me
NASIONAL
JAKARTA Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyatakan kesiapannya memfasilitasi organisasi masyarakat (ormas) Islam di Indonesia untuk dudu
AGAMA
DELI SERDANG Sebuah kebakaran melanda gudang pabrik santan kelapa milik PT Eramas Coconut Industries di Gang Iman, Jalan Pertahanan, Des
PERISTIWA
BENER MERIAH Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menyerahkan 226 unit hunian sementara (huntara) bagi warga yang kehilangan rumah atau men
NASIONAL
WASHINGTON DC Presiden Prabowo Subianto tiba di Washington DC, Amerika Serikat, Selasa, 17 Februari 2026, sekitar pukul 12.00 waktu sete
POLITIK
JAKARTA Kediaman Presiden RI ke7, Joko Widodo, di Jalan Kutai Utara No 1, Solo, Jawa Tengah, viral setelah muncul di Google Maps dengan
POLITIK
PADANGSIDIMPUAN Ketua DPC Partai Gerindra Kota Padangsidimpuan, Rusydi Nasution, menekankan bahwa bulan Ramadhan merupakan momentum bagi
AGAMA
PADANGLAWAS Bocah tiga tahun yang dilaporkan hilang di Desa Janji Lobi, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, ditem
PERISTIWA
ACEH TENGAH Kapolres Aceh Tengah meresmikan sumur bor kelima secara simbolis di Kampung Kuyun Uken, Kecamatan Celala, Selasa, 17 Februar
NASIONAL
BANDA ACEH Salat Tarawih perdana warga Muhammadiyah di Banda Aceh, Selasa malam, 17 Februari 2026, dipadati jamaah. Masjid Taqwa Muhamma
AGAMA