300 Pramuka Siaga Ramaikan “Pesta Siaga” di Raman Utara, Belajar Keterampilan Hidup Secara Langsung
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
MEDAN -Tawuran antar pemuda dengan membawa senjata tajam, batang kayu, dan melempar batu di wilayah Tembung telah menimbulkan kekhawatiran dan ketegangan di tengah masyarakat setempat. Insiden tersebut terjadi di Tembung Pasar 7 arah ke Negri 29 Tembusan Titi Sewa pada Rabu sore, tanggal 8 Mei 2024.
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan warga, karena tawuran yang melibatkan senjata tajam dan barang-barang berpotensi membahayakan jiwa tersebut berlangsung di lokasi yang cukup ramai, mengancam keselamatan warga yang tidak terlibat.
Menurut informasi yang diperoleh, tawuran tersebut melibatkan sejumlah pemuda dari kelompok-kelompok yang belum dapat dipastikan motif dan latar belakangnya. Mereka terlibat dalam aksi saling serang dengan membawa senjata tajam seperti parang dan pisau, serta batang kayu yang digunakan sebagai alat untuk melancarkan serangan.
Sementara itu, batu-batu pun dilemparkan dengan sembrono, meningkatkan risiko cedera dan kerusakan properti di sekitar lokasi kejadian. Warga sekitar yang menjadi saksi pun merasa ketakutan dan khawatir akan keselamatan mereka dan keluarga mereka.
Dampak dari tawuran ini tidak hanya terbatas pada kekhawatiran akan keselamatan fisik, tetapi juga menciptakan ketegangan dan suasana ketidakamanan di wilayah tersebut. Masyarakat merasa perlu adanya tindakan yang tegas dari pihak berwenang untuk meredakan konflik dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Pihak kepolisian setempat diharapkan segera mengambil langkah-langkah preventif dan penegakan hukum yang efektif untuk menangani kasus ini. Selain itu, perlu dilakukan upaya-upaya pembinaan dan penyuluhan kepada pemuda-pemuda di wilayah tersebut agar dapat menjauhkan diri dari perilaku kekerasan dan konflik yang merugikan masyarakat luas.
Keselamatan dan keamanan warga harus menjadi prioritas utama, dan kerja sama antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi semua pihak. Semoga dengan langkah-langkah yang tepat, kejadian serupa tidak akan terulang dan perdamaian dapat kembali terwujud di wilayah Tembung dan sekitarnya.
(N/014)
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
PRINGSEWU Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke80 Pers
KESEHATAN
PRINGSEWU Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Sukoharjo menggelar Ramadhan Scouting Competition (RSC) 2026 di Lapangan Dirgahayu, Pekon Su
NASIONAL
PALEMBANG Ballroom Hotel Excelton malam itu dipenuhi kehangatan dan semangat kekeluargaan. Bukan sekadar pertemuan alumni, tapi ruang te
NASIONAL
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
TANGGAMUS Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus dit
PERISTIWA
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL