300 Pramuka Siaga Ramaikan “Pesta Siaga” di Raman Utara, Belajar Keterampilan Hidup Secara Langsung
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
BATU BARA — Direktorat Kepolisian Perairan & Udara (Ditpolairud) Kepolisian Daerah Sumatera Utara kembali mencetak prestasi dengan menggagalkan upaya penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural melalui jalur laut di wilayah Kabupaten Batu Bara.
Sebanyak delapan orang calon PMI, termasuk satu warga negara asing asal Bangladesh, berhasil diamankan saat hendak diberangkatkan secara ilegal menuju Malaysia.
Pengungkapan ini merupakan hasil dari patroli laut rutin yang dilakukan oleh personel Unit Markas Airud Batu Bara di bawah komando IPDA Handrico P. Kaban, SH., MH, berdasarkan arahan langsung dari DIRPOLAIRUD Polda Sumut, Kombes Pol Pahala PH Panjaitan, S.I.K., M.Si.
Patroli Dini Hari Berujung Penggerebekan
Peristiwa ini terjadi pada Senin, 30 Juni 2025, sekitar pukul 04.30 WIB.
Saat tim Ditpolairud sedang melakukan patroli laut di sekitar Perairan Kuala Sei Padang, Kabupaten Batu Bara, mereka mencurigai keberadaan satu unit kapal ikan yang tampak mencurigakan.
Kapal tersebut kemudian dikejar dan dihentikan untuk pemeriksaan.
"Saat dilakukan pengejaran, seorang pria yang diduga sebagai tekong kapal melompat ke laut dan berenang menuju semak hutan bakau. Anggota kami sempat melakukan pencarian, namun hingga kini belum ditemukan," ujar IPDA Handrico, saat dikonfirmasi di Belawan.
Di atas kapal, petugas mendapati 8 orang calon PMI yang terdiri dari 5 perempuan dan 3 laki-laki.
Mereka berasal dari berbagai daerah, yakni Aceh (3 orang), Bandung (1 orang), Brandan (1 orang), Medan (2 orang), serta 1 orang Warga Negara Bangladesh.
Selain itu, terdapat 2 orang awak kapal, namun salah satunya diketahui juga merupakan calon PMI.
Berangkat ke Malaysia Tanpa Dokumen Resmi
Dari hasil interogasi awal, diketahui bahwa para calon PMI tersebut hendak diberangkatkan ke Malaysia melalui jalur laut tanpa dilengkapi dokumen resmi seperti paspor atau visa kerja.
Modus ini kuat dugaan berkaitan dengan praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
"Seluruh penumpang di kapal tidak memiliki dokumen resmi, termasuk satu WNA asal Bangladesh. Ini jelas mengarah pada upaya penyelundupan tenaga kerja ilegal yang melibatkan jaringan perdagangan orang lintas negara," tambah Kombes Pol Pahala PH Panjaitan, Dirpolairud Polda Sumut.
Barang bukti yang diamankan berupa beberapa tas, pakaian, serta perlengkapan pribadi para korban. Tidak ditemukan senjata atau narkoba dalam kapal tersebut.
Dibawa ke Mako Ditpolairud untuk Proses Hukum
Seluruh penumpang kapal, termasuk awak kapal dan calon PMI nonprosedural, saat ini telah dibawa ke Markas Ditpolairud Polda Sumut di Belawan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Proses hukum terhadap para pelaku akan dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk kemungkinan penerapan Undang-Undang No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.
Kepolisian juga tengah melakukan pengejaran terhadap satu orang pelaku yang melarikan diri dan diduga sebagai tekong kapal. Identitasnya masih dalam proses penyelidikan.
Kombes Pol Pahala mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak tergiur dengan tawaran kerja ke luar negeri secara ilegal yang menjanjikan gaji tinggi tanpa proses resmi.
"Kami mengingatkan agar masyarakat hanya menggunakan jalur resmi untuk bekerja di luar negeri. Jangan mudah percaya pada oknum yang menjanjikan keberangkatan cepat tanpa dokumen," tegasnya.
Langkah cepat Ditpolairud Polda Sumut ini mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan, karena berhasil mencegah potensi eksploitasi terhadap para calon PMI yang bisa saja menjadi korban kekerasan, perbudakan modern, hingga perdagangan organ.
Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Polda Sumut dalam memberantas segala bentuk TPPO dan kejahatan lintas negara yang membahayakan keselamatan dan martabat warga negara Indonesia.*
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
PRINGSEWU Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke80 Pers
KESEHATAN
PRINGSEWU Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Sukoharjo menggelar Ramadhan Scouting Competition (RSC) 2026 di Lapangan Dirgahayu, Pekon Su
NASIONAL
PALEMBANG Ballroom Hotel Excelton malam itu dipenuhi kehangatan dan semangat kekeluargaan. Bukan sekadar pertemuan alumni, tapi ruang te
NASIONAL
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
TANGGAMUS Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus dit
PERISTIWA
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL