300 Pramuka Siaga Ramaikan “Pesta Siaga” di Raman Utara, Belajar Keterampilan Hidup Secara Langsung
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
PANGKAL PINANG - Polisi akhirnya berhasil menangkap Hasan Basri (33), pelaku utama pembunuhan terhadap wartawan media online, Aditya Warman, yang jasadnya ditemukan dalam sumur di kawasan Pangkalpinang, Bangka Belitung.
Hasan ditangkap tim gabungan Polda Bangka Belitung dan Polda Sumatera Selatan di kawasan Palembang, Senin (11/8/2025), setelah buron selama empat hari. Penangkapan ini disambut haru oleh pihak keluarga korban yang masih terpukul atas kepergian Aditya.
"Kami sekeluarga meminta pelaku dihukum seberat-beratnya. Kalau bisa hukuman mati," tegas Novi, istri korban, saat ditemui di rumah duka.
Korban Dikenal Dermawan, Tak Pernah Curiga
Aditya Warman dikenal sebagai sosok baik hati dan peduli sesama. Menurut Novi, Hasan baru dua bulan bekerja sebagai penjaga kebun milik mereka. Selama bekerja, pelaku bahkan sering diberi bantuan tambahan oleh korban di luar gaji pokok.
"Pagi itu Ahsan (pelaku) masih dikasih obat karena dia sakit. Baru satu obat diminum sebelum membunuh suami saya. Makan dikasih, semua ditanggung," ucap Novi sambil menahan tangis.
Motif Masih Misterius, Polisi Amankan Dua Orang
Hingga kini, polisi belum mengungkap secara resmi motif di balik pembunuhan sadis tersebut. Selain Hasan, pihak kepolisian juga telah menangkap satu orang lainnya yang diduga terkait dalam kasus ini. Keduanya sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda.
Sebelumnya, Aditya dilaporkan hilang oleh keluarga setelah tidak pulang selama beberapa jam. Tak lama setelah laporan dibuat, jasadnya ditemukan membusuk di dalam sumur dekat kebun miliknya, dengan luka parah di kepala akibat pukulan benda tumpul.
Jenazah kemudian diautopsi dan dimakamkan pada Sabtu pagi (9/8/2025) di tengah suasana duka mendalam. Kepergian Aditya meninggalkan empat anak, tiga di antaranya masih bersekolah.
Pihak keluarga dan organisasi wartawan di Bangka Belitung kini meminta proses hukum transparan dan adil, serta menegaskan bahwa kekerasan terhadap jurnalis tidak boleh ditoleransi dalam bentuk apa pun.*
(j006)
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
PRINGSEWU Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke80 Pers
KESEHATAN
PRINGSEWU Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Sukoharjo menggelar Ramadhan Scouting Competition (RSC) 2026 di Lapangan Dirgahayu, Pekon Su
NASIONAL
PALEMBANG Ballroom Hotel Excelton malam itu dipenuhi kehangatan dan semangat kekeluargaan. Bukan sekadar pertemuan alumni, tapi ruang te
NASIONAL
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
TANGGAMUS Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus dit
PERISTIWA
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL