Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat memberikan taklimat awal tahun 2026 kepada jajaran kabinet dan pimpinan lembaga negara di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Selasa (6/1). (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
BOGOR – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencatatkan keberhasilan yang sangat tinggi meski masih terdapat kekurangan dan potensi penyimpangan.
Pernyataan ini disampaikan saat memberikan taklimat awal tahun 2026 kepada jajaran kabinet dan pimpinan lembaga negara di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Selasa (6/1).
"Apakah ada kekurangan? Ada. Dalam usaha manusia sebesar ini pasti ada kekurangan. Apakah ada penyimpangan? Pasti. Tapi kita bersyukur, kalau dipelajari secara objektif melalui statistik, program ini 99,99 persen berhasil," kata Prabowo.
Presiden menekankan, pemerintah tidak menutup mata terhadap kekurangan sekecil apa pun dan terus melakukan evaluasi untuk memperbaiki program agar mendekati zero defect.
"Tidak kita puas. Dengan kekurangan 0,00 sekian itu pun bagi kita sesuatu yang harus kita atasi," ujarnya.
Prabowo menegaskan bahwa MBG lahir dari kondisi nyata di lapangan, di mana masih banyak anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah dalam keadaan kekurangan gizi.
Ia menyinggung pepatah Bung Karno, "The hungry stomach cannot wait", sebagai pengingat urgensi program tersebut.
Ia juga menanggapi kritik terhadap program MBG. Menurut Prabowo, para pengkritik seringkali tidak melihat kondisi anak-anak yang membutuhkan langsung di lapangan.
"Saya tidak paham manusia macam mana yang tidak tergerak hatinya melihat anak-anak seperti itu. Hei orang-orang pintar yang ngejek, lihatlah dengan mata dan hatimu rakyat kita, anak-anak itu," tegasnya.
Presiden menegaskan, MBG akan tetap dilanjutkan sebagai salah satu langkah strategis pemerintah dalam mengurangi kemiskinan dan kelaparan di Indonesia.
"Percaya kita berada di jalan yang benar. Di jalan membela keadilan, di jalan memberantas kemiskinan, di jalan menghilangkan kelaparan," pungkas Prabowo.
Program Makan Bergizi Gratis kini menjadi salah satu inisiatif prioritas pemerintah dalam memperbaiki status gizi anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah yang masih rawan stunting dan kekurangan gizi.*