"Tough Guy", Sinyal Indonesia Penentu di BoP?
Oleh Michael F. Umbas. TIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi aja
OPINI
DENPASAR – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster menekankan perlunya perhatian serius terhadap kasus HIV/AIDS yang masih menjadi persoalan kesehatan di Bali.
Hal ini disampaikan saat bertemu Ketua Yayasan Spirit Paramacita, Putu Ayu Utami Dewi, di Gedung Jayasabha, Sabtu (21/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ayu Utami menjelaskan bahwa yayasannya aktif mendampingi pengidap HIV/AIDS (ODHA) sejak 1999, menghadapi tantangan stigma negatif masyarakat yang dulu sangat tinggi, bahkan di kalangan tenaga kesehatan.Baca Juga:
"Saat ini di Bali terdapat 21 ribu ODHA, 12 ribu di antaranya kami tangani," ungkapnya.
Ayu Utami juga mengingatkan fenomena baru terkait HIV/AIDS, termasuk kasus ibu rumah tangga dan ASN yang terpapar akibat ketidaksetiaan pasangan, hingga dampak psikologis seperti dorongan bunuh diri atau niat balas dendam dengan menyebarkan penyakit.
Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah dan TP PKK, bukan hanya dari sisi dana, karena yayasan telah menerima bantuan dari The Global Fund, tetapi juga dalam hal advokasi dan sosialisasi.
Menanggapi hal itu, Ni Putri Koster menekankan pentingnya pencegahan dan edukasi masyarakat.
"Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Isu ini akan muncul jika dibahas, sebaliknya akan tenggelam jika tidak diangkat," ujarnya.
Ia menekankan bahwa stigma negatif terhadap ODHA terus menurun seiring meningkatnya pemahaman masyarakat, namun upaya pencegahan penularan tetap menjadi fokus utama.
Ibu Putri Koster menambahkan, "Harus ada terobosan. Sosialisasi harus lebih masif melalui berbagai media. Ajarkan masyarakat untuk bertanggung jawab, menjaga diri, dan menjauhi perilaku berisiko. Jika ada keluarga yang terpapar, segera ambil tindakan."
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen TP PKK Provinsi Bali untuk mendukung kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran kolektif dalam menangani HIV/AIDS di tengah masyarakat.*
Oleh Michael F. Umbas. TIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi aja
OPINI
DENPASAR Gubernur Bali, Wayan Koster, menghadiri pelantikan Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar, I Ketut Sukewati Lanang Putra Per
NASIONAL
WASHINGTON DC Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika terbaru terkait kebijakan t
EKONOMI
MEDAN Bulan Ramadhan menjadi momentum utama bagi umat Muslim untuk meraih pahala berlimpah.Selain menahan lapar dan dahaga, ada sejumlah
AGAMA
DELI SERDANG Perayaan Imlek Bersama seDeli Serdang Tahun 2026 M/2577 Kongzili berlangsung meriah di Kito Convention Hall, Kecamatan Tan
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Kabupaten Deli Serdang menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus iklim investasi yang ramah lingk
PEMERINTAHAN
SITAHUIS Plh. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Ernita Naibaho, bersama mitra pem
PEMERINTAHAN
BATU BARA Polemik pengelolaan anggaran Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) KeXVII Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran
NASIONAL
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster menekankan perlunya perhatian serius terhadap kasus HIV/AIDS yang masih me
KESEHATAN
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster memberikan dukungan penuh kepada Rasha Azzahra, siswi kelas XI SMAS Santo
NASIONAL