Membangun Generasi Disiplin, Satgas Damai Cartenz 2026 Latih Baris-Berbaris Siswa SD Dondobaga di Papua
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
Pyongyang –Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, telah menuduh media Korea Selatan menyebarkan rumor mengenai dampak banjir yang melanda negaranya, serta jumlah korban yang ditimbulkannya. Tuduhan ini muncul beberapa hari setelah Seoul menawarkan bantuan kemanusiaan untuk membantu korban bencana di Korea Utara.
Menurut laporan dari kantor berita Korea Utara, KCNA, Kim Jong-un mengecam media Korsel yang melaporkan bahwa jumlah korban jiwa akibat banjir bisa melebihi 1.000 hingga 1.500 orang. Kim menyebut laporan tersebut sebagai “kampanye kotor” yang bertujuan mempermalukan dan mencoreng citra Korea Utara. “Ini adalah kebiasaan buruk dan sifat tercela dari sampah Republik Korea,” kata Kim, merujuk pada Korea Selatan.
Korea Utara sebelumnya mengklaim bahwa tidak ada korban jiwa yang signifikan, meskipun terjadi kerusakan pada ribuan rumah di wilayah utara. Pyongyang juga menyatakan bahwa Angkatan Udara Korea Utara telah berhasil menyelamatkan lebih dari 5.000 orang, dengan sekitar 4.200 di antaranya diselamatkan oleh helikopter dalam waktu singkat. Namun, pada Sabtu (3/8), Pyongyang kembali menegaskan tidak ada korban jiwa sama sekali di wilayah Sinuiju, yang dianggap sebagai area paling parah terdampak banjir.
Korea Selatan, yang telah menawarkan bantuan kemanusiaan pada Kamis (1/8), menyiapkan bantuan untuk “korban bencana di Korea Utara.” Namun, tawaran tersebut belum mendapatkan tanggapan resmi dari Pyongyang. Selain itu, laporan media Korsel seperti TV Chosun juga menyebut kemungkinan kematian petugas penyelamat akibat kecelakaan helikopter, yang turut memperburuk ketegangan antara kedua negara.
Hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan saat ini berada pada titik terendah dalam beberapa tahun terakhir. Korea Utara telah menyatakan Korsel sebagai musuh utamanya awal tahun ini, dan sejak April 2023, Pyongyang belum menanggapi panggilan hotline penghubung antara kedua Korea. Menteri Luar Negeri dan Unifikasi Korea Selatan minggu ini menyampaikan belasungkawa bagi para korban banjir di Korea Utara, namun upaya tersebut belum memperoleh respons dari pihak Pyongyang.
Pemerintah Korea Selatan menyatakan bahwa mereka tidak menerima tanggapan atas tawaran bantuan kemanusiaan yang disampaikan melalui saluran komunikasi kantor penghubung antar kedua negara. Dengan ketegangan yang meningkat dan kurangnya komunikasi, masa depan bantuan kemanusiaan dan hubungan antar kedua negara tetap tidak pasti.
Krisis ini menyoroti tantangan besar dalam upaya penanganan bencana dan diplomasi antara dua negara yang masih terpisah oleh ketegangan politik dan militansi. Sebagai langkah selanjutnya, komunitas internasional mungkin perlu berperan aktif untuk menjembatani kesenjangan dan membantu mengatasi dampak kemanusiaan dari bencana yang sedang berlangsung.
(N/014)
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
TANGGAMUS Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus dit
PERISTIWA
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL
JERUSALEM Polisi Israel menangkap Syekh Mohammed alAbbasi dari halaman Masjid AlAqsa pada Senin (16/2) malam waktu setempat. Penangkap
INTERNASIONAL
NIAS Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menyatakan kesiapannya untuk melepas Kepulauan Nias menjadi provinsi baru. Namun, ia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), berhasil mengidentifikasi bakteri akt
KESEHATAN
JAKARTA Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar, mengajak seluruh imam masjid di Indonesia untuk mendoakan bangsa Pa
AGAMA