Pemko Medan dan OIF UMSU Gelar Rukyatul Hilal, Wali Kota Ajak Warga Hormati Perbedaan Awal Ramadan
MEDAN Menjelang masuknya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kota Medan bekerja sama dengan Observatorium Ilmu Falak
PEMERINTAHAN
SEOULĀ -Presiden Korea Selatan yang dimakzulkan, Yoon Suk-yeol, mengungkapkan alasan mengapa ia akhirnya bersedia untuk diperiksa oleh Komisi Investigasi Korupsi Korea Selatan (CIO) sesaat sebelum penangkapannya pada Rabu (15/1). Dalam video yang direkam sebelumnya, Yoon menyatakan bahwa meskipun ia mematuhi perintah pemeriksaan, ia tetap menganggap investigasi terhadap dirinya sebagai langkah ilegal.
“Saya memutuskan untuk menanggapi Kantor Investigasi Korupsi ini untuk mencegah pertumpahan darah yang tidak diinginkan,” ujar Yoon dalam video tersebut, yang kemudian disiarkan oleh sejumlah media internasional, seperti dilansir dari AFP.
Keputusan Yoon untuk tunduk pada proses pemeriksaan ini datang setelah berbulan-bulan menantang upaya penyelidikan terhadapnya, yang berkaitan dengan kebijakannya untuk memberlakukan darurat militer pada Desember 2024. Keputusan tersebut menyebabkan bentrokan dengan parlemen dan berujung pada pemakzulan dirinya.
Yoon, yang menjadi presiden aktif pertama di Korea Selatan yang ditangkap saat menjabat, kini dijerat dengan dakwaan pemberontakan. Penangkapan ini menandai titik kritis dalam proses hukum yang melibatkan Presiden yang sebelumnya sangat kontroversial karena langkah-langkah politik yang diambilnya.
Penangkapan Yoon terjadi setelah aparat kepolisian dan penyidik dari CIO menggerebek kediamannya di Seoul untuk melaksanakan surat perintah penahanan. Meskipun sebelumnya sempat terjadi ketegangan antara pendukung Yoon dan pihak kepolisian, penangkapan berlangsung dengan relatif lancar.
Saat ini, Yoon tengah menghadapi serangkaian proses hukum yang dapat berujung pada hukuman berat, termasuk kemungkinan hukuman mati atau penjara seumur hidup, jika terbukti bersalah atas tuduhan pemberontakan.
(N/014)
MEDAN Menjelang masuknya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kota Medan bekerja sama dengan Observatorium Ilmu Falak
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Cuaca di sebagian besar wilayah Aceh pada hari ini diprakirakan didominasi hujan ringan dengan suhu udara relatif sejuk dan t
NASIONAL
MEDAN Cuaca di sebagian besar wilayah Sumatera Utara pada hari ini diprakirakan didominasi hujan ringan dengan suhu udara bervariasi dan
NASIONAL
JAKARTA Cuaca di sebagian besar wilayah DKI Jakarta pada hari ini diprakirakan didominasi hujan ringan dengan suhu udara relatif hangat
NASIONAL
BANDUNG Cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Barat pada hari ini diprakirakan didominasi hujan ringan, sementara sejumlah daerah lainnya
NASIONAL
YOGYAKARTA Cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari ini diprakirakan didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang
NASIONAL
DENPASAR Cuaca di hampir seluruh kabupaten/kota di Bali didominasi hujan pada hari ini, dengan intensitas bervariasi dari ringan hingga
NASIONAL
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
PRINGSEWU Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke80 Pers
KESEHATAN
PRINGSEWU Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Sukoharjo menggelar Ramadhan Scouting Competition (RSC) 2026 di Lapangan Dirgahayu, Pekon Su
NASIONAL