Medan Siap Gelar Rakernas APEKSI dan HUT ke-436, Pemko Ajak Pelaku Usaha dan Warga Bersinergi
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersiap menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) keXVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh
PEMERINTAHAN
MOSKOW – Presiden Rusia Vladimir Putin mengguncang dunia internasional dengan peringatannya tentang bahaya potensial Perang Dunia III yang dapat terjadi akibat konflik langsung antara Moskow dan aliansi militer NATO yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS). Putin menegaskan bahwa meskipun risiko perang nuklir telah diulang kali diperingatkan, tetapi dia juga menegaskan bahwa tidak ada yang menginginkan skenario tersebut.
Krisis yang sedang terjadi di Ukraina menjadi titik puncak dari ketegangan hubungan Rusia dengan negara-negara Barat sejak Krisis Rudal Kuba pada tahun 1962. Putin telah mengulangi peringatan akan risiko perang nuklir, tetapi pada saat yang sama menegaskan bahwa pihaknya tidak berniat menggunakan senjata nuklir di Ukraina.
Pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron tentang kemungkinan pengerahan pasukan darat ke Ukraina di masa depan menimbulkan kekhawatiran di kalangan negara-negara Barat. Namun, sementara negara-negara Barat lainnya cenderung menjauhkan diri dari hal tersebut, negara-negara di Eropa Timur justru menyatakan dukungannya.
Ketika ditanya oleh Reuters mengenai pernyataan Macron dan kemungkinan konflik Rusia-NATO, Putin menyatakan bahwa “Segalanya mungkin terjadi di dunia modern.”Senin, 18 Maret 2024.
“Jelas bagi semua orang, hal ini akan menjadi selangkah lagi menuju Perang Dunia Ketiga secara penuh. Saya pikir hampir tidak ada orang yang tertarik dengan hal ini,” tegas Putin.
Putin juga menyoroti kehadiran personel militer NATO di Ukraina, yang menurutnya sudah terdeteksi menggunakan bahasa Inggris dan Prancis di medan pertempuran. “Tidak ada yang baik dalam hal ini, pertama-tama bagi mereka, karena mereka meninggal di sana dan dalam jumlah yang besar,” tambahnya.
Peringatan Putin ini menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan pemimpin dunia dan masyarakat internasional, mengingat dampak yang dapat ditimbulkan oleh konflik bersenjata antara dua kekuatan besar seperti Rusia dan NATO. Saat ini, dunia sedang memantau dengan cermat perkembangan situasi di Ukraina dan upaya diplomasi untuk mengatasi ketegangan yang terus meningkat.
(K/09)
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersiap menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) keXVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, memetakan dinamika politik nasional serta arah perkembangan industri m
NASIONAL
JAKARTA Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) resmi mengadopsi standar ketenagakerjaan baru yang m
NASIONAL
JAKARTA Ketua Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Kristiani Indonesia Raya (LBH GEKIRA), Dr. Santrawan T. Paparang, menilai Presiden Prabowo S
NASIONAL
BANDA ACEH Pemerintah Aceh menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya mantan Gubernur Aceh periode 20122017, dr. Zaini Abdullah, y
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan tidak akan menyita seluruh sepeda motor listrik milik Badan Gizi Nasional (BGN) yang menja
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan bahwa permohonan status justice collaborator (JC) yang diajukan mantan Wakil Kepala Badan
HUKUM DAN KRIMINAL
KUPANG Warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengeluhkan lonjakan harga gas elpiji nonsubsidi ukuran 12 kilogram yang dalam bebe
EKONOMI
JAKARTA Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara tengah menyiapkan restrukturisasi besarbesaran terhadap perusahaan pelat merah. Sal
EKONOMI
KARO Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, merespons viralnya video dugaan pungutan berlapis yang dialami wisatawan saat menuju kawas
PARIWISATA