Membangun Generasi Disiplin, Satgas Damai Cartenz 2026 Latih Baris-Berbaris Siswa SD Dondobaga di Papua
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
RUSIA -Pemerintah Rusia merilis data terkait jumlah “tentara bayaran asing” yang terlibat dalam konflik di Ukraina, termasuk beberapa warga negara Indonesia. Data tersebut mengungkapkan bahwa sebanyak 13.387 “tentara bayaran” telah bergabung dalam pertempuran di Ukraina sejak Februari 2022, dengan lebih dari separuhnya tewas dalam aksi tersebut.
Menurut data yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Rusia, Polandia merupakan negara dengan jumlah “tentara bayaran” terbesar yang telah berangkat ke Ukraina, diikuti oleh Amerika Serikat. Di antara mereka, sejumlah warga negara Indonesia juga tercatat turut serta dalam pertempuran tersebut, dengan empat di antaranya telah dikonfirmasi tewas oleh Rusia.
Kedutaan Besar Rusia di Jakarta juga mengonfirmasi bahwa 10 warga negara Indonesia telah bergabung dengan militer Ukraina, meskipun Kementerian Luar Negeri Indonesia belum memberikan konfirmasi terkait hal ini.
Respons terhadap data tersebut juga datang dari Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Ivanovich Hamianin, yang menyerukan agar pihak media meminta klarifikasi kepada pihak Rusia terkait fakta dan bukti dari data yang mereka rilis.
Penggunaan warga negara asing dalam konflik Ukraina telah menjadi isu sensitif sejak Rusia menginvasi wilayah tersebut pada Februari 2022. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, telah mengumumkan pembentukan legiun relawan internasional untuk melawan pasukan Rusia, yang mendapat dukungan dari berbagai kalangan internasional.
Meskipun demikian, pertempuran terus berlanjut, dan pada tahun 2024, Zelensky menandatangani dekrit yang membolehkan warga asing untuk bergabung dengan Garda Nasional Ukraina, asalkan mereka telah memiliki izin tinggal yang sah.
Dalam konteks ini, laporan media juga menyoroti bahwa terdapat sekitar 20.000 warga asing yang saat ini menjadi anggota legiun asing Ukraina, menunjukkan kompleksitas dan eskalasi konflik yang terus berlangsung di wilayah tersebut.
Sementara itu, keterlibatan warga negara Indonesia dalam konflik tersebut juga menyoroti urgensi diplomasi dan upaya perdamaian global untuk mengakhiri kekerasan dan mengatasi krisis kemanusiaan di Ukraina.
Pemerintah Indonesia dan komunitas internasional lainnya diharapkan dapat terus memantau dan merespons situasi tersebut dengan bijaksana, serta berupaya untuk mendukung upaya perdamaian dan penyelesaian konflik yang adil dan berkelanjutan.
(K/09)
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
TANGGAMUS Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus dit
PERISTIWA
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL
JERUSALEM Polisi Israel menangkap Syekh Mohammed alAbbasi dari halaman Masjid AlAqsa pada Senin (16/2) malam waktu setempat. Penangkap
INTERNASIONAL
NIAS Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menyatakan kesiapannya untuk melepas Kepulauan Nias menjadi provinsi baru. Namun, ia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), berhasil mengidentifikasi bakteri akt
KESEHATAN
JAKARTA Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar, mengajak seluruh imam masjid di Indonesia untuk mendoakan bangsa Pa
AGAMA