Guna Perkuat Sinergi, Wali Kota Medan Dorong MMB Segera Urus Legalitas Organisasi
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus Medan Maluku Bersatu (MMB) di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, secara tegas menolak wacana legalisasi kasino di Indonesia.
Ia menilai, kebijakan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai agama, moral bangsa, serta prinsip dasar konstitusi Indonesia.
"Tidak ada agama yang mentolerir perjudian," tegas Anwar, Selasa (13/5).
Anwar menyatakan bahwa Indonesia sebagai negara yang berdasarkan Pancasila dan mengakui Tuhan Yang Maha Esa harus konsisten dalam menjaga moralitas publik dan tidak memberi ruang pada praktik yang merusak jati diri bangsa.
Ia menekankan, membiarkan perjudian seperti kasino dilegalkan sama artinya dengan negara menanggalkan komitmennya terhadap nilai-nilai keagamaan dan moral.
"Kalau negara membiarkan perjudian berkembang, berarti negara ikut merusak moral dan identitas bangsanya sendiri," ujar Anwar.
Anwar juga menyoroti ketimpangan yang terjadi dalam praktik perjudian di kasino.
Menurutnya, pemain akan selalu kalah dan kasino akan terus diuntungkan.
"Siapa saja yang bermain di kasino pasti akan rugi. Kalau begitu, untuk apa negara melegalkannya?" lanjutnya.
Ia mempertanyakan motif di balik wacana tersebut, yang menurutnya dapat membuka jalan bagi kebijakan lain yang lebih merusak nilai-nilai bangsa.
Anwar pun mengingatkan bahwa pemerintah sendiri dalam surat edaran soal judi online telah menyatakan bahwa perjudian dapat memicu kerugian finansial, gangguan mental, hingga masalah sosial.
MUI mengingatkan pemerintah agar tidak tergoda pada solusi jangka pendek seperti menambal defisit anggaran dengan legalisasi industri perjudian.
Menurut Anwar, langkah semacam ini justru akan menciptakan gejolak sosial dan menggoyahkan kepercayaan publik.
"Kasino bisa menjadi pintu bagi kebijakan-kebijakan yang lebih merusak," tegas Anwar.
Di akhir pernyataannya, Anwar menegaskan bahwa negara seharusnya hadir untuk melindungi rakyat, bukan membuka ruang bagi kehancuran moral dan sosial.
"Negara harus berpegang pada Pancasila dan UUD 1945. Jangan sampai demi kepentingan sesaat, kita mengorbankan prinsip dasar kehidupan berbangsa dan bernegara," pungkasnya.*
(bs/a008)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus Medan Maluku Bersatu (MMB) di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin
PEMERINTAHAN
MEDAN Senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumatera Utara, Taufan Agung Ginting, menilai pengunduran diri Bupati Humbang Ha
POLITIK
BANDA ACEH Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menyalurkan bantuan kendaraan dinas dari Kapolri kepada P
NASIONAL
BANDA ACEH Kepala Kepolisian Daerah Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah mengatakan pembangunan Asrama Polisi (A
NASIONAL
MEDAN Semangat kebersamaan dan penguatan iman mewarnai audiensi panitia pembangunan Gedung Karya Pastoral Gereja Katolik Santo Yosef Gedun
PEMERINTAHAN
MEDAN Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas, mendorong keterlibatan sektor swasta dal
KESEHATAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen menjadikan Pekan Olahraga Wartawan Sumatera Utara (Porwasu) sebagai agenda tahunan ya
OLAHRAGA
MEDAN Ajang balap mobil Sprint Rally 2026 Seri 1 Sumatera Utara yang digelar di Sport Centre Sumatera Utara pada 1112 April 2026 berlan
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Gubernur Sumut Surya mengajak masyarakat Melayu Indonesia untuk memperkuat silaturahmi serta menjaga keharmonisan di tengah ke
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan dukungan penuh kepada Rifani Putri Azani Lubis, finalis asal Kota Medan yang aka
PEMERINTAHAN