300 Pramuka Siaga Ramaikan “Pesta Siaga” di Raman Utara, Belajar Keterampilan Hidup Secara Langsung
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
JAKARTA -Kejaksaan Agung (Kejagung) angkat bicara terkait peluang pemeriksaan terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook tahun 2019–2022. Pemeriksaan terhadap Nadiem disebut akan dilakukan bila dianggap perlu oleh penyidik.
"Terkait Pak Nadiem, nanti kita tunggu sikap penyidik apakah hal itu menjadi kebutuhan penyidikan. Jika ada perkembangan, kita update," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, Senin (9/6/2025).
Seiring dengan penyidikan yang terus berjalan, Kejagung juga telah mencegah tiga mantan staf khusus Nadiem Makarim untuk bepergian ke luar negeri. Ketiganya adalah Fiona Handayani (FH), Jurist Tan (JT), dan Ibrahim Arief (IA).
"Untuk ketiga stafsus tersebut minggu ini dijadwalkan untuk diperiksa," ujar Harli.
Namun, ketika dipanggil sebelumnya, ketiga staf tersebut tidak hadir pada jadwal pemeriksaan. Sebagai tindak lanjut, Kejagung melakukan pencegahan terhadap mereka sejak 4 Juni 2025.
"Penyidik sudah meminta untuk dilakukan pencegahan dan itu sudah ditetapkan," jelas Harli.
Kasus korupsi ini mencuat dari dugaan adanya persekongkolan dalam pengadaan Chromebook yang mencapai anggaran hingga Rp9,9 triliun. Kejagung menduga pengadaan dilakukan tanpa dasar kebutuhan riil, mengingat akses internet di berbagai wilayah Indonesia belum merata pada saat itu.
"Sementara Chromebook berbasis internet. Di Indonesia saat itu, internetnya belum semua sama," ujar Harli.
Disebutkan pula bahwa pada tahun 2019, Kemendikbudristek sempat melakukan uji coba 1.000 unit Chromebook, dan hasilnya disebut tidak efektif untuk diterapkan secara nasional.
"Itu sudah dikaji dan hasilnya tidak sesuai harapan, tapi tetap dilanjutkan pengadaannya," tegasnya.
Sementara itu, Kejagung menepis kabar liar yang menyebut bahwa Nadiem Makarim telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus ini.
"Tidak benar. Sampai saat ini, status Pak Nadiem bukan DPO," tegas Harli sebelumnya.
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
PRINGSEWU Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke80 Pers
KESEHATAN
PRINGSEWU Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Sukoharjo menggelar Ramadhan Scouting Competition (RSC) 2026 di Lapangan Dirgahayu, Pekon Su
NASIONAL
PALEMBANG Ballroom Hotel Excelton malam itu dipenuhi kehangatan dan semangat kekeluargaan. Bukan sekadar pertemuan alumni, tapi ruang te
NASIONAL
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
TANGGAMUS Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus dit
PERISTIWA
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL