34 Tahun di Pencak Silat, Prabowo Lepas Jabatan Ketum IPSI Demi Fokus Jadi Presiden
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
SURABAYA – Ribuan sopir truk yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran, Kamis (19/6/2025), sebagai bentuk penolakan terhadap rencana penerapan penuh kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) yang dijadwalkan mulai berlaku pada Juli 2025.
Aksi dimulai di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur dan berlanjut ke sejumlah titik strategis, termasuk Balai Pengelola Transportasi Darat, Polda Jatim, dan Kantor Gubernur Jatim.
Massa juga memarkirkan sejumlah truk besar di sepanjang Jalan A. Yani dan Bundaran Taman Pelangi, menyebabkan kemacetan lebih dari 600 meter.
Kepolisian setempat melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan, namun arus lalu lintas di kawasan tersebut tetap terganggu selama beberapa jam.
Angga Firdiansyah, Koordinator Lapangan GSJT, dalam orasinya menyampaikan enam tuntutan utama para sopir, yakni:
- Menghentikan penindakan kebijakan ODOL secara sepihak
- Mengatur ulang tarif angkutan logistik yang dianggap merugikan sopir
- Merevisi Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) No. 22 Tahun 2009
- Menyediakan perlindungan hukum bagi sopir truk dalam pelaksanaan tugas
- Memberantas praktik pungli dan premanisme di jalanan
- Menuntut kesetaraan dalam penegakan hukum oleh aparat
Wakil Sekjen Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Agus Pratiknyo, turut menyuarakan keprihatinan.
Ia menyebut bahwa penerapan kebijakan ODOL terlalu terburu-buru, tanpa memperhatikan kondisi ekonomi para sopir serta tidak adanya solusi atas tarif logistik yang timpang.
"Penindakan ODOL sepenuhnya diserahkan kepada Korlantas Polri, namun tarif angkut tak kunjung disesuaikan. Ini membuat sopir semakin terjepit," ujarnya.
Aksi serupa juga terjadi di Terminal Kargo Gilimanuk, Jembrana, Bali. Puluhan sopir memarkir truk logistik mereka sebagai bentuk protes damai.
Menurut Farhan, koordinator aksi di Bali, ongkos angkut dari Bali ke Surabaya hanya Rp300 ribu per ton, sementara biaya operasional bisa mencapai Rp2,5 juta.
"Kalau tidak overloading, kami pasti rugi besar. Tapi begitu kami lakukan, langsung ditindak. Ini tidak adil," keluh Farhan.
Massa GSJT menyatakan akan melanjutkan penyekatan jalan hingga tiga hari ke depan jika tidak ada respons dari pemerintah pusat maupun daerah.
Mereka mendesak Gubernur Jawa Timur dan Kementerian Perhubungan membuka ruang dialog untuk mencari solusi bersama.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah pusat terkait permintaan revisi kebijakan ODOL maupun tuntutan tarif logistik yang disuarakan oleh para sopir.*
(mi/a008)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
TOBA Seorang mahasiswa Universitas Katolik (Unika) Medan dilaporkan tenggelam saat berenang di Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumbanjulu,
PERISTIWA
DELI SERDANG Pereli senior Sumatera Utara Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas
OLAHRAGA
MANADO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG subsidi tidak akan
EKONOMI
JAKARTA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi peningkatan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan dukungan penuh terhadap Sugiono yang terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besa
OLAHRAGA
MEDAN PSMS Medan kembali menelan kekalahan usai takluk 01 dari Garudayaksa FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Ironisnya,
OLAHRAGA
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera memastikan pemutakhiran data penerima hunian sem
NASIONAL
PEKANBARU Ratusan warga di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, mengamuk dan membakar sebuah rumah serta empat sepeda motor yang diduga mi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah melakukan 10 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang Januari hingga 11 April 2026
NASIONAL