Penukaran Tiket Final AFF U-19 Ditunda ke Pukul 13.00 WIB, Ratusan Suporter Kecewa
MEDAN Ratusan suporter yang datang untuk menukar tiket elektronik menjadi gelang final Piala AFF U19 2026 di Citraland Tanjungmorawa ha
OLAHRAGA
JAKARTA - Setiap tanggal 12 Juli, bangsa Indonesia memperingati Hari Koperasi Nasional, mengenang peran besar Mohammad Hatta, Proklamator sekaligus Wakil Presiden pertama RI, yang dikenal luas sebagai Bapak Koperasi Indonesia.
Bukan hanya pejuang kemerdekaan, Mohammad Hatta adalah pemikir ekonomi visioner yang meletakkan koperasi sebagai pilar penting dalam pembangunan nasional. Gagasan dan perjuangannya di bidang koperasi lahir dari keprihatinan terhadap ketimpangan ekonomi akibat penjajahan dan pengaruh kapitalisme barat.
Dari Belanda Menuju Visi Ekonomi Rakyat
Lahir di Bukittinggi, 12 Agustus 1902, Hatta menempuh pendidikan ekonomi di Handels Hoogeschool (kini Universitas Erasmus Rotterdam). Selama tinggal di Belanda, ia aktif di Perhimpunan Indonesia, sekaligus mulai mengkritisi sistem kapitalisme dan sosialisme.
Dari sinilah lahir gagasannya tentang koperasi sebagai jalan tengah – bukan sekadar entitas ekonomi, melainkan gerakan moral dan sosial berbasis nilai gotong royong dan keadilan.
"Koperasi adalah alat pembebasan ekonomi rakyat kecil dari eksploitasi," tulis Hatta dalam karya terkenalnya "Membangun Koperasi dan Koperasi Membangun."
Penetapan Hari Koperasi Indonesia
Pada 12 Juli 1953, Mohammad Hatta meresmikan Hari Koperasi Indonesia dalam Kongres Koperasi Nasional. Sejak saat itu, namanya disematkan sebagai Bapak Koperasi Indonesia, dan setiap tahunnya, kontribusi besar Hatta dalam pengembangan ekonomi rakyat selalu dikenang.
Dalam pidatonya, Hatta menekankan prinsip-prinsip koperasi:
Keanggotaan sukarela
Pengelolaan demokratis
Pembagian hasil yang adil
Kemandirian
Pendidikan anggota
Perjuangan dan Tantangan
Perjalanan Hatta dalam membangun koperasi tak selalu mudah. Ia menghadapi tantangan dari penguasa modal dan sistem kebijakan yang belum mendukung ekonomi rakyat. Namun, ia tetap lantang menyuarakan bahwa koperasi adalah jalan strategis menuju kemerdekaan ekonomi nasional.
Lebih dari sekadar teori, Hatta menjalankan nilai-nilai koperasi dalam hidupnya. Ia dikenal sebagai tokoh sederhana dan menjauhi kekayaan pribadi, bahkan setelah tidak menjabat di pemerintahan.
Warisan Abadi untuk Bangsa
Mohammad Hatta wafat pada 14 Maret 1980, namun semangatnya tetap hidup dalam ribuan koperasi di seluruh Indonesia. Visi ekonominya menjadi pijakan bagi pembangunan ekonomi kerakyatan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.
"Bapak Koperasi Indonesia bukan hanya menyumbang kemerdekaan politik, tapi juga meletakkan fondasi kuat untuk kemerdekaan ekonomi rakyat."*
(bs/j006)
MEDAN Ratusan suporter yang datang untuk menukar tiket elektronik menjadi gelang final Piala AFF U19 2026 di Citraland Tanjungmorawa ha
OLAHRAGA
MEDAN Aparat kepolisian mengungkap praktik home industry atau pabrik rumahan vape yang mengandung narkoba di sebuah rumah kos mewah di J
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Timnas Indonesia U19 akan menghadapi Kamboja U19 dalam laga perebutan tempat ketiga Piala AFF U19 2026 yang digelar sore ini. P
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan tetap menjaga disiplin fiskal dalam penyusunan Rancangan Anggar
EKONOMI
MEDAN Ratusan masyarakat yang telah membeli tiket final Piala AFF U19 tahun 2026, kecewa. Ini akibat panitia menunda jam penukaran tiket
OLAHRAGA
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan bahwa permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Na
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kota Medan dikenal sebagai salah satu surga kuliner di Indonesia. Tak hanya menawarkan ragam makanan khas yang kaya rempah, ibu ko
PARIWISATA
JAKARTA Pemerintah terus mematangkan implementasi Kitab UndangUndang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab UndangUndang Hukum Acara Pidana (KUHA
NASIONAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan strategis nasional masih berada pada level tinggi. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan S
EKONOMI
JAKARTA TNI angkat bicara terkait keterlibatan sejumlah personelnya dalam pengamanan aksi demonstrasi mahasiswa lintas universitas yang
POLITIK