RUU Perampasan Aset: Komisi III DPR Mulai Penyusunan Naskah Akademik
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan perkembangan terbaru terkait Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset.
POLITIK
JAKARTA – Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), menyampaikan pesan penting kepada para pejabat negara, wakil rakyat, dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga sikap serta menahan diri dalam menyikapi situasi sosial dan politik yang tengah memanas.
JK menekankan perlunya kesadaran kolektif, khususnya dari para pemangku jabatan publik, agar tidak sembarangan dalam menyampaikan pendapat yang berpotensi menyakiti perasaan rakyat.
"Ini menjadi pelajaran besar. Para pejabat, anggota DPR harus menahan diri. Jangan asal bicara yang bisa menghina dan menyakiti hati masyarakat," ujar JK, Jumat (29/8).
JK menyampaikan keprihatinannya atas situasi yang terus memanas akibat rangkaian aksi demonstrasi.
Ia berharap pemerintah dapat menjaga situasi tetap kondusif dan terbuka dalam menyerap aspirasi masyarakat.
"Kita harapkan pemerintah dapat mengambil kebijakan yang baik bagi masyarakat. Harus mendengarkan keluhan dan aspirasi masyarakat serta menjaga masyarakat," kata JK.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa apabila gejolak sosial ini terus berlangsung tanpa solusi yang bijak, dampaknya akan merembet ke berbagai sektor, termasuk perekonomian.
"Jika kota bergejolak seperti ini, maka kehidupan ekonomi akan berhenti. Ini bisa berakibat panjang," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Jusuf Kalla turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang menjadi korban dalam aksi unjuk rasa di Jakarta pada Kamis malam (28/8).
"Dalam keadaan hari ini, tentu kita menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan," ujarnya.
JK menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil, serta meminta aparat kepolisian untuk mengambil langkah tegas terhadap siapa pun yang terbukti bersalah dalam insiden tersebut.
"Mudah-mudahan ini bisa disampaikan dengan baik bahwa semua yang bersalah harus diberi tindakan yang sepadan, yang keras," tegasnya.
Menutup pernyataannya, JK mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan menjaga keutuhan bangsa, dengan mengedepankan dialog dan keadilan.
"Mari kita semua menahan diri. Jangan sampai situasi ini meluas dan menyulitkan kehidupan masyarakat. Yang diperlukan sekarang adalah kebijaksanaan, bukan ego atau emosi," pungkasnya.*
(vo/a008)
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan perkembangan terbaru terkait Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset.
POLITIK
DENPASAR Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan komitmennya untuk memperkuat regulasi dan perlindungan terhadap sopir transportasi konv
PEMERINTAHAN
BATAM Fandi Ramadhan, Anak Buah Kapal (ABK) asal Belawan, Medan, yang menjadi terdakwa dalam kasus penyelundupan 2 ton sabu, membacakan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, memastikan industri otomotif nasional telah memiliki kapasitas untuk memprodu
EKONOMI
JAKARTA Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menyampaikan bahwa pihaknya membuka kemungkinan untuk mengundang partai
POLITIK
MANDAILING NATAL Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Warung Kopi Madina menggelar acara syukuran sekaligus buka puasa bersama masyarak
NASIONAL
DENPASAR Pemerintah Provinsi Bali menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait penambahan 3.000 hingga 10.000 unit ta
PEMERINTAHAN
BATUBARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menegaskan pentingnya sinkronisasi perencanaan pembangunan antara pemerint
PEMERINTAHAN
DENPASAR Dugaan tindak pidana penipuan melalui media elektronik terkait event lari bertajuk Multikultural Run resmi dilaporkan ke Polda
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJUNG BALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri acara pemberian santunan anak Yatim sekaligus peresmian The Yat
PENDIDIKAN