Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) yang turut hadir menjelaskan bahwa pertemuan berlangsung dalam suasana dialog terbuka.
"Kami berdialog dari hati ke hati, memahami secara umum permasalahan bangsa yang dihadapi, khususnya hari-hari ini," ujar Gus Yahya melalui konferensi pers yang disiarkan Sekretariat Presiden.
Ia menyampaikan, pertemuan tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk meredam situasi dan mengajak masyarakat tetap tenang.
"Untuk mengajak masyarakat supaya lebih tenang, dan insya Allah bersama PresidenPrabowo Subianto dengan dukungan para pemimpin umat, kita bisa mengatasi tantangan yang dihadapi," lanjutnya.
Sementara pemerintah menekankan pentingnya dukungan ormasIslam untuk menjaga stabilitas, Mahfud berpendapat bahwa persoalan utama justru berada pada ranah kebijakan ekonomi.
Dengan adanya perbedaan pandangan ini, publik kini menantikan langkah lanjutan pemerintah dalam merespons aspirasi masyarakat di jalanan.*