Jokowi Apresiasi Pemerintah Tahan Harga BBM di Tengah Kenaikan Minyak Dunia
SOLO Presiden ke7 RI Joko Widodo menilai keputusan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto untuk tidak menaikkan harga bahan
EKONOMI
MANILA -Wakil Presiden Filipina, Sara Duterte, membantah tegas tuduhan bahwa dirinya merupakan dalang di balik upaya pembunuhan Presiden Ferdinand ‘Bongbong’ Marcos Jr. Pernyataan ini disampaikan setelah Kementerian Hukum Filipina menetapkannya sebagai pihak yang bertanggung jawab atas dugaan rencana pembunuhan tersebut pada Senin (25/11).
Sara, yang merupakan putri dari mantan Presiden Rodrigo Duterte, kini menghadapi penyelidikan resmi oleh aparat keamanan Filipina. Selain ancaman hukum, Sara juga terancam dimakzulkan dari jabatannya sebagai wakil presiden.
Kontroversi ini bermula dari pernyataan Sara pada akhir pekan lalu, di mana ia menginstruksikan tim keamanannya untuk membunuh Bongbong Marcos jika dirinya terbunuh lebih dulu. Pernyataan ini bahkan meluas hingga menyebut ibu negara Liza Araneta dan saudara Presiden, Martin Romualdez, sebagai targetnya.
Namun, Sara menyebut pernyataan tersebut hanyalah bentuk kekhawatiran atas kondisi pemerintahan saat ini.
“Pemerintahan Marcos gagal melayani rakyat sembari mereka dengan ahli menganiaya musuh-musuh politik,” ujar Sara, seperti dikutip dari AFP.
Dalam pernyataannya hari ini, Sara menyebut tuduhan terhadap dirinya sebagai sesuatu yang tidak masuk akal.
“Akal sehat seharusnya cukup bagi kita untuk memahami dan menerima bahwa tindakan balas dendam bersyarat yang seharusnya tidak merupakan ancaman aktif. Ini adalah rencana tanpa dasar,” tegas Sara.
Dia juga menyatakan keyakinannya bahwa penyelidikan yang dilakukan secara jujur akan menunjukkan bahwa tuduhan tersebut hanyalah lelucon belaka.
Presiden Bongbong Marcos juga memberikan komentar terkait situasi ini. Ia meminta agar proses hukum dilakukan secara transparan dan objektif. Namun, ia menolak berkomentar lebih jauh mengenai tuduhan tersebut.
“Saya yakin bahwa penyelidikan yang jujur akan dengan mudah mengungkap narasi ini sebagai lelucon, khayalan, atau tidak ada apa-apanya sama sekali,” ujar Bongbong.
Kasus ini semakin memperkeruh hubungan antara dua tokoh politik utama Filipina. Di tengah situasi politik yang panas, Sara Duterte dan Bongbong Marcos sebelumnya dikenal sebagai pasangan pemimpin yang kuat setelah terpilih pada 2022. Namun, isu ini memperlihatkan adanya perpecahan di dalam koalisi pemerintahan.
Publik Filipina kini menantikan perkembangan lebih lanjut dari penyelidikan resmi atas kasus ini, yang berpotensi menjadi salah satu skandal politik terbesar di negara tersebut.
(n/014)
SOLO Presiden ke7 RI Joko Widodo menilai keputusan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto untuk tidak menaikkan harga bahan
EKONOMI
JAKARTA Panglima TNI Agus Subiyanto menginstruksikan prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon untuk menghentikan selu
NASIONAL
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi kemunculan fenomena iklim ekstrem yang disebut Godzilla El Nino mulai Apri
NASIONAL
TEHERAN Pemerintah Iran mendesak negaranegara Arab untuk mengusir pasukan Amerika Serikat dari pangkalan militer di kawasan Timur Tenga
INTERNASIONAL
MEDAN Situasi keamanan di kawasan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, kian memburuk. Aksi tawuran antar kelompok yang terjadi hampir se
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rusia dan Belarus menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia di bidang pembangunan infrastruktur antariksa d
INTERNASIONAL
JAKARTA Penyakit campak tidak hanya menyerang anakanak. Kalangan dewasa, terutama di lingkungan urban, juga memiliki risiko terpapar pe
KESEHATAN
JAKARTA Sejumlah negara mulai berhasil melintasi Selat Hormuz meski ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran belum mereda.Jal
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan menandatangani nota kesepahaman kerja sama di sektor industri jasa instalasi lepas pantai
EKONOMI
JAKARTA PT Pertamina (Persero) mempercepat pengembangan energi baru terbarukan sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi
EKONOMI