300 Pramuka Siaga Ramaikan “Pesta Siaga” di Raman Utara, Belajar Keterampilan Hidup Secara Langsung
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
PAKISTAN- Ibu kota Pakistan, Islamabad, dikepung dengan lockdown ketat setelah ribuan pendukung mantan Perdana Menteri Imran Khan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran. Tindakan tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas penahanan Khan yang terus memicu ketegangan politik di negara tersebut.
Pemerintah Pakistan mengumumkan kebijakan lockdown di beberapa bagian kota pada Minggu (24/11/2024) malam setelah demonstrasi yang dimulai di Islamabad dan beberapa kota besar lainnya berkembang semakin besar dan berpotensi menyebabkan kerusuhan. Unjuk rasa ini dipicu oleh penahanan Imran Khan yang telah dihukum penjara dalam berbagai kasus yang dianggap oleh banyak pihak sebagai bagian dari upaya penggulingan politik terhadapnya.
Para pengunjuk rasa, yang mayoritas merupakan pendukung kuat Imran Khan dari partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI), menyerukan pembebasan mantan perdana menteri tersebut dan menuntut pengakhiran apa yang mereka sebut sebagai “penindasan politik.” Mereka menyatakan bahwa penahanan Khan adalah langkah yang tidak sah dan bermotif politik untuk menghalangi oposisi terhadap pemerintahan yang sedang berkuasa.
Pihak berwenang di Islamabad telah meningkatkan pengamanan di seluruh ibu kota dengan menempatkan pasukan keamanan di titik-titik strategis dan melakukan penghalangan terhadap akses menuju area-area yang menjadi pusat protes. Jalan-jalan utama ditutup, dan transportasi publik dihentikan di beberapa rute untuk mencegah kerumunan massa yang lebih besar. Beberapa daerah juga mengalami gangguan pasokan listrik dan internet sebagai bagian dari upaya untuk meredam eskalasi ketegangan.
“Keamanan dan ketertiban publik adalah prioritas utama kami, dan kami akan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga agar kota tetap aman dan tertib,” kata seorang pejabat tinggi kepolisian Islamabad yang meminta namanya tidak disebutkan.
Lockdown yang diberlakukan pemerintah Pakistan ini menuai kritik dari sejumlah pihak, baik di dalam negeri maupun internasional. Beberapa pengamat politik melihat langkah tersebut sebagai tindakan represif terhadap kebebasan berpendapat, mengingat bahwa protes tersebut lebih bersifat politis daripada kekerasan fisik. Banyak juga yang mencatat bahwa penahanan Imran Khan merupakan bagian dari ketegangan yang lebih luas antara pemerintah yang kini berkuasa dan oposisi yang dipimpin oleh mantan perdana menteri tersebut.
Meski pemerintah menegaskan bahwa tindakan keras ini diperlukan untuk menghindari gangguan lebih lanjut terhadap ketertiban umum, sejumlah kelompok hak asasi manusia mengecam kebijakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap hak-hak dasar warga negara.
Imran Khan, yang juga dikenal sebagai mantan bintang kriket internasional, telah lama menjadi tokoh kontroversial di politik Pakistan. Sejak kehilangan jabatannya sebagai perdana menteri pada April 2022 melalui mosi tidak percaya, Khan telah menghadapi sejumlah tuduhan hukum dan kriminal, yang sebagian besar dianggap sebagai upaya untuk melemahkan gerakan oposisi.
Partainya, PTI, kini tengah berada dalam posisi yang sulit, setelah banyak pemimpin mereka yang juga ditangkap atau dihukum. Namun, Imran Khan tetap menjadi simbol utama perlawanan terhadap pemerintahan yang ada, yang membuat setiap aksi protes yang digelar oleh para pendukungnya menjadi sangat signifikan dalam dinamika politik Pakistan.
Saat ini, pemerintah Pakistan berupaya untuk meredakan ketegangan dengan menyerukan kepada masyarakat agar tetap menjaga kedamaian dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengubah situasi menjadi lebih buruk. Proses peradilan terhadap Imran Khan juga terus berjalan, dan diperkirakan akan menjadi titik penting dalam hubungan politik di negara yang telah lama bergulat dengan ketegangan internal.
Banyak yang berharap agar situasi ini dapat diselesaikan tanpa mengorbankan stabilitas sosial atau keamanan negara, meskipun tantangan yang dihadapi saat ini cukup besar.
(JOHANSIRAIT)
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
PRINGSEWU Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke80 Pers
KESEHATAN
PRINGSEWU Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Sukoharjo menggelar Ramadhan Scouting Competition (RSC) 2026 di Lapangan Dirgahayu, Pekon Su
NASIONAL
PALEMBANG Ballroom Hotel Excelton malam itu dipenuhi kehangatan dan semangat kekeluargaan. Bukan sekadar pertemuan alumni, tapi ruang te
NASIONAL
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
TANGGAMUS Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus dit
PERISTIWA
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL