34 Tahun di Pencak Silat, Prabowo Lepas Jabatan Ketum IPSI Demi Fokus Jadi Presiden
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
BITVONLINE.COM– Indonesia tetap mempertahankan pasukan TNI yang tergabung dalam misi perdamaian PBB di Lebanon, yaitu United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) Rolliansyah Soemirat menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung misi pemeliharaan perdamaian di wilayah tersebut.
Dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat (22/11/2024), Rolliansyah menyampaikan bahwa Indonesia tetap berkomitmen mendukung keberlanjutan misi perdamaian yang dijalankan oleh PBB, yang melibatkan ribuan personel dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Pasukan Indonesia yang saat ini berjumlah 1.230 personel, tetap menjalankan tugas sesuai dengan arahan dari Force Commander UNIFIL, dengan selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan.
“Indonesia sesuai amanat konstitusi tetap mendukung penuh Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB di Lebanon. Keberadaan pasukan penjaga perdamaian Indonesia di Lebanon mencerminkan kontribusi besar Indonesia dalam menciptakan stabilitas dan perdamaian dunia,” ujar Rolliansyah.
Sampai saat ini, pasukan Indonesia yang tergabung dalam UNIFIL berada dalam kondisi sehat dan terus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Meski begitu, Indonesia tetap memprioritaskan keselamatan para personel yang terlibat, dengan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan keamanan mereka di wilayah yang rawan konflik tersebut.
Selain itu, pihak Indonesia juga melakukan komunikasi intensif dengan PBB dan negara-negara terkait untuk memastikan misi perdamaian ini dapat berjalan dengan lancar. Komitmen Indonesia untuk mempertahankan kehadiran pasukan perdamaian di Lebanon ini menjadi bukti nyata dari tekad Indonesia untuk terus berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia.
Lebanon, yang telah lama dilanda ketegangan dan konflik regional, mendapat perhatian besar dari dunia internasional. Indonesia, yang merupakan kontributor terbesar pasukan penjaga perdamaian di UNIFIL, berkomitmen untuk terus mendukung PBB dalam upaya menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah tersebut. Misi ini sekaligus menegaskan peran aktif Indonesia dalam diplomasi global untuk menciptakan dunia yang lebih damai.
Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, memastikan bahwa seluruh upaya untuk memastikan keselamatan personel TNI di Lebanon akan terus dilakukan, dengan komunikasi yang terus terjalin dengan pihak-pihak terkait, baik di tingkat PBB maupun dengan negara-negara sekutu.
(JOHANSIRAIT)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
TOBA Seorang mahasiswa Universitas Katolik (Unika) Medan dilaporkan tenggelam saat berenang di Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumbanjulu,
PERISTIWA
DELI SERDANG Pereli senior Sumatera Utara Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas
OLAHRAGA
MANADO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG subsidi tidak akan
EKONOMI
JAKARTA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi peningkatan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan dukungan penuh terhadap Sugiono yang terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besa
OLAHRAGA
MEDAN PSMS Medan kembali menelan kekalahan usai takluk 01 dari Garudayaksa FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Ironisnya,
OLAHRAGA
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera memastikan pemutakhiran data penerima hunian sem
NASIONAL
PEKANBARU Ratusan warga di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, mengamuk dan membakar sebuah rumah serta empat sepeda motor yang diduga mi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah melakukan 10 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang Januari hingga 11 April 2026
NASIONAL