BREAKING NEWS
Selasa, 24 Februari 2026

Kodim 0212 Tapanuli Selatan Bangun MCK untuk Korban Banjir Tolang Julu

Indra Saputra - Minggu, 04 Januari 2026 07:55 WIB
Kodim 0212 Tapanuli Selatan Bangun MCK untuk Korban Banjir Tolang Julu
Kodim 0212/Tapanuli Selatan membangun satu unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) bagi masyarakat terdampak banjir di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI SELATAN — Komando Distrik Militer (Kodim) 0212/Tapanuli Selatan membangun satu unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) bagi masyarakat terdampak banjir di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi pimpinan TNI untuk mempercepat pemulihan kebutuhan dasar warga pascabencana.

Komandan Kodim 0212/Tapanuli Selatan melalui Babinsa Koramil 11/BA Kodim 0212/TS, Sertu Alfikri MR, mengatakan MCK yang dibangun terdiri atas empat ruang dan dilengkapi satu unit sumur bor.

Baca Juga:

Proses pembangunan memakan waktu sekitar delapan hari dan kini telah dapat digunakan oleh masyarakat.

"Pembangunan MCK ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan agar segera direalisasikan untuk membantu kebutuhan sanitasi warga yang terdampak banjir," kata Sertu Alfikri.

Warga Desa Tolang Julu menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Eliana Harahap, salah satu perwakilan masyarakat, mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Panglima TNI, serta Kodim 0212/Tapanuli Selatan yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan warga di tengah bencana.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas pembangunan MCK ini. Fasilitas ini sangat membantu kami dalam kondisi darurat," ujar Eliana.

Kepala Desa Tolang Julu, Fuad Arazi Daulay, juga menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, dan Brimob yang terlibat dalam penanganan dampak bencana di wilayahnya.

Selain pembangunan MCK oleh TNI, Brimob saat ini juga tengah membangun satu unit MCK yang telah mencapai 70 persen progres.

Sementara itu, Polri telah membangun satu unit sumur bor yang sudah digunakan masyarakat, serta dua unit sumur bor tambahan yang dibangun melalui swadaya masyarakat.

Fuad menambahkan, pemerintah desa saat ini memfokuskan pengajuan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak banjir.

Lahan seluas satu hektare telah disiapkan untuk relokasi, dengan lokasi sekitar satu kilometer dari titik bencana. Ia berharap pemerintah segera merealisasikan permohonan pembangunan huntap bagi 74 kepala keluarga, mengingat kondisi warga yang masih terdampak dan mendekati bulan Ramadan serta Idulfitri.*

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PLN Sambungkan Listrik di 15 Ribu Hunian Sementara Korban Bencana Sumatera
Gotong-Royong Warga dan TNI/Polri Dirikan Hunian Sementara Korban Banjir di Tapanuli Selatan
Polri Turun Tangan Bersihkan SD Terdampak Banjir di Aceh Tamiang, Siswa Siap Belajar Lagi
Skrining BPJS Kesehatan 2026 Bisa Dilakukan Online, Cek Risiko Penyakit Lewat JKN Mobile
Bank Mandiri dan Kemenhan Dirikan Lima Jembatan Bailey untuk Pulihkan Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
Kabar Duka Gontor: Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi Wafat di Solo
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru