34 Tahun di Pencak Silat, Prabowo Lepas Jabatan Ketum IPSI Demi Fokus Jadi Presiden
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong agar aspek kesehatan mental menjadi bagian inti dalam kurikulum pendidikan nasional. Hal ini menyusul meningkatnya kasus gangguan kesehatan jiwa pada anak dan remaja di Indonesia.
"Penanganan yang terintegrasi untuk mengatasi masalah kesehatan mental anak dan remaja sangat krusial, demi menyelamatkan masa depan generasi penerus bangsa," kata Lestari dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026).
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia awal 2026, sekitar 5 persen anak dan remaja di Indonesia mengalami gejala gangguan jiwa, terutama depresi dan kecemasan.Baca Juga:
Temuan tersebut diperkuat hasil Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Maret 2026 yang menunjukkan satu dari sepuluh anak Indonesia memiliki indikasi masalah kesehatan mental.
Dari sekitar 7 juta anak yang menjalani skrining, sebanyak 363.326 anak (4,8 persen) mengalami gejala depresi dan 338.316 anak (4,4 persen) mengalami kecemasan. Namun, hanya 2,6 persen yang mendapatkan penanganan profesional.
Lestari menilai kondisi ini harus menjadi perhatian serius. Ia juga menyinggung sejumlah kasus kekerasan yang melibatkan anak dan remaja sebagai bagian dari gejala yang lebih besar.
"Itu adalah gejala dari sistem yang gagal membekali mereka dengan kemampuan memahami diri sendiri," ujarnya.
Ia turut mengkritisi sistem pendidikan yang selama ini terlalu menitikberatkan pada capaian akademik, seperti nilai dan peringkat, namun mengabaikan kesehatan mental dan kematangan emosi siswa.
"Jika kondisi ini terus dibiarkan, sekolah bisa menjadi ruang yang memproduksi tekanan, bukan membangun ketahanan," tegasnya.
Menurutnya, anak-anak saat ini hidup di tengah tekanan yang semakin kompleks, namun belum dibekali kemampuan yang cukup untuk mengelola emosi dan stres.
Ia pun mengingatkan bahwa tanpa intervensi serius, Indonesia berisiko kehilangan satu generasi akibat lemahnya ketahanan mental.
"Untuk menjadi bangsa yang kuat, kita membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental," tutupnya.*
(d/dh)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
TOBA Seorang mahasiswa Universitas Katolik (Unika) Medan dilaporkan tenggelam saat berenang di Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumbanjulu,
PERISTIWA
DELI SERDANG Pereli senior Sumatera Utara Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas
OLAHRAGA
MANADO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG subsidi tidak akan
EKONOMI
JAKARTA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi peningkatan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan dukungan penuh terhadap Sugiono yang terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besa
OLAHRAGA
MEDAN PSMS Medan kembali menelan kekalahan usai takluk 01 dari Garudayaksa FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Ironisnya,
OLAHRAGA
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera memastikan pemutakhiran data penerima hunian sem
NASIONAL
PEKANBARU Ratusan warga di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, mengamuk dan membakar sebuah rumah serta empat sepeda motor yang diduga mi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah melakukan 10 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang Januari hingga 11 April 2026
NASIONAL