Lapas Lubuk Pakam Gelar Razia Rutin, Amankan Handphone hingga Senjata Tajam
DELI SERDANG Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lubuk Pakam kembali menggelar razia rutin di kamar hunian warga binaan, Kamis (9/4
NASIONAL
TANGERANG – Peristiwa penembakan terjadi di Rest Area KM 45 Jalan Tol Tangerang-Merak B, Desa Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (2/1). Dua pria menjadi korban dalam insiden ini, yaitu IAR (48) yang meninggal dunia saat mendapat perawatan di rumah sakit, dan RAB (60) yang juga mengalami luka tembak.
31 Desember 2024 Mobil rental Honda Brio milik IAR disewa oleh seseorang berinisial AS selama tiga hari. Rizki Agam, anak IAR, menjelaskan bahwa mobil dipinjam sejak tanggal 31 Desember.
1 Januari 2025, Pukul 23.00 WIB IAR menerima notifikasi bahwa GPS mobilnya dicabut. Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa mobil tersebut hendak digelapkan. Bersama dua anaknya, IAR melakukan penelusuran hingga ke Pandeglang.
2 Januari 2025, Pukul 00.00 WIB IAR dan dua anaknya sampai di Pandeglang dan menemukan mobil tersebut telah berpindah tangan. Saat hendak menghampiri, mereka mendapati pelaku membawa senjata api sehingga memilih untuk tidak mengambil tindakan dan membiarkan pelaku melarikan diri.
Pukul 00.30 WIB IAR menghubungi Asosiasi Rental Mobil Indonesia (ARMI) untuk meminta pendampingan. Mereka kemudian membuntuti pelaku hingga ke Rest Area KM 45.
Pukul 04.00 WIB Setibanya di rest area, IAR bersama ARMI berusaha menyergap pelaku. Namun, upaya ini berujung pada keributan. Salah satu pelaku dari kendaraan lain mengancam dengan senjata api dan melepaskan tembakan sebanyak empat hingga lima kali, melukai IAR dan RAB.
Pukul 04.15 WIB IAR yang terluka sempat berjalan ke minimarket sebelum terkapar. Ia kemudian dievakuasi ke RSUD Balaraja bersama RAB yang terluka di bagian punggung. Mobil yang dibawa kabur pelaku ditemukan ditinggalkan di pinggir Tol Balaraja Timur.
Agam Muhammad Nasrudin, kakak Rizki, mendengar salah satu pelaku mengaku sebagai anggota TNI AU sambil mengacungkan senjata api. “Dia bilang, ‘saya anggota TNI AU,’ waktu itu dia menakuti kami di Pandeglang,” ungkap Agam. Sayangnya, upaya korban meminta pendampingan polisi di Polsek Cinangka ditolak.
Polisi saat ini masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memburu para pelaku. Kejadian ini menyoroti pentingnya pengamanan dan koordinasi antara masyarakat dengan pihak berwenang dalam menghadapi situasi kriminal.
Hingga berita ini diturunkan, polisi terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan menangkap pelaku yang terlibat. Sementara itu, keluarga korban berharap keadilan segera ditegakkan.
(N/014)
DELI SERDANG Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lubuk Pakam kembali menggelar razia rutin di kamar hunian warga binaan, Kamis (9/4
NASIONAL
BANDA ACEH Pengadilan Tinggi Banda Aceh menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) Yayasan Pendidikan Disabil
HUKUM DAN KRIMINAL
GAYO LUES Bencana alam kembali menghantam Desa Pertik, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. Setelah bencana serupa pada
NASIONAL
MAGELANG Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengingatkan masyarakat agar menghemat energi, seiring ketidakpastian global yan
EKONOMI
MAGELANG Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan Indonesia kini sudah relatif swasembada pangan dan tidak takut mengha
NASIONAL
PADANG Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menghadiri diskusi publik yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM Universitas
NASIONAL
MAGELANG Presiden Prabowo Subianto meresmikan fasilitas perakitan kendaraan listrik komersial milik VKTR di Magelang, Jawa Tengah, Kamis
EKONOMI
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menilai penanganan kasus mahasiswi magang di sebuah BUMN di Pagar Alam yang justru menjadi te
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali menegaskan komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan dengan meraih pering
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa sikap tegas yang kerap dianggap sebagai keras kepala justru diperlukan dalam mengha
NASIONAL