BREAKING NEWS
Rabu, 18 Februari 2026

Jurnalis Metro TV Sahril Helmi Masih Hilang Setelah Ledakan Speedboat Basarnas Ternate di Perairan Gita

Redaksi - Kamis, 06 Februari 2025 16:42 WIB
Jurnalis Metro TV Sahril Helmi Masih Hilang Setelah Ledakan Speedboat Basarnas Ternate di Perairan Gita
Ibu Sahril Helmi seorang jurnalis Metro TV, meminta kepada Basarnas agar anaknya dicari. Hal itu disampaikan saat mendatangi Basarnas Ternate pada Kamis (6/2/2025).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TERNATE -Sahril Helmi, jurnalis Metro TV, masih dinyatakan hilang hingga Kamis (6/2/2025) setelah terlibat dalam insiden ledakan speedboat Basarnas Ternate di Perairan Gita, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, pada Minggu (2/2/2025) malam. Ledakan yang terjadi pada sekitar pukul 23.00 WIT itu menyebabkan 11 orang penumpang speedboat Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 Basarnas Ternate terlempar ke laut, dengan tiga korban meninggal dunia, tujuh orang selamat, dan satu orang, yaitu Sahril, masih belum ditemukan.

Ibu Sahril, Fitriani Basri, mendatangi kantor Badan SAR Ternate dan menyampaikan permintaan agar pencarian terhadap anaknya terus dilakukan tanpa henti. Ia sangat berharap agar jasad anaknya dapat ditemukan dan dibawa pulang.

"Saya mau Sahril harus dicari sampai ketemu. Saya tidak mau anak saya di lautan begitu. Tolong usahakan cari anak saya sampai dapat," ujar Fitriani dengan penuh harap pada Kamis siang.

Fitriani menyesalkan bahwa Sahril ikut dalam operasi pencarian tersebut. "Saya minta dia punya jasad dibawa pulang, kalau saya tahu, tidak akan saya izinkan untuk pergi," tambahnya, dengan suara yang penuh kesedihan.

M Syahran Laturua, Kasi Ops Basarnas Ternate, menyatakan pihaknya akan terus mengupayakan pencarian Sahril. "Mohon doanya, Bu, semoga Sahril segera ditemukan," ujar Syahran, seraya mengungkapkan bahwa pasca-ledakan, seluruh penumpang speedboat yang berjumlah 11 orang terlempar ke laut.

Syahran menjelaskan bahwa pada saat kejadian, Sahril duduk di bagian belakang sebelah kanan speedboat, mengenakan kaus hitam dan rompi krem bertuliskan "Media SAR." "Sahril sempat berada di posisi tersebut sebelum ledakan terjadi," jelasnya.

Pencarian juga melibatkan pihak Marnit Polairud Pulau Taliabu yang turut membantu proses penyisiran di wilayah perairan Taliabu. Komandan Marnit Polairud Pulau Taliabu, Rusdi Umanailo, mengerahkan anggotanya untuk melakukan patroli di sekitar perairan untuk menemukan korban yang hilang. "Kami melaksanakan patroli bersama warga dan nelayan, dalam rangka bantu pencarian satu korban hilang," kata Rusdi dalam keterangan tertulis.

Insiden ledakan speedboat Basarnas Ternate terjadi saat tim gabungan melaksanakan misi penyelamatan nelayan yang mengalami masalah mesin di perairan Gita. Dari kejadian tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia, tujuh orang selamat, lima orang mendapatkan perawatan medis, dan satu orang masih hilang.

Hingga saat ini, pencarian terus dilakukan di perairan Pulau Taliabu, dengan harapan korban yang hilang dapat segera ditemukan.

(km/n14)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru