300 Pramuka Siaga Ramaikan “Pesta Siaga” di Raman Utara, Belajar Keterampilan Hidup Secara Langsung
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
TAPANULI UTARA – Warga Desa Lumban Garaga, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan dalam kondisi membusuk di sebuah gubuk di perladangan desa setempat, Selasa (18/2/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.
Mayat tersebut diketahui bernama Sitinurbaya br Sihombing (60), seorang perempuan yang telah lama tinggal seorang diri di gubuk sederhana yang terbuat dari terpal di kebun Hau Arang, Desa Lumban Garaga.
Kronologi Kejadian Penemuan mayat pertama kali dilaporkan oleh Jusuf Simorangkir, seorang warga yang hendak pergi ke ladangnya. Saat melintas di sekitar gubuk korban, ia mencium bau menyengat yang mencurigakan. Setelah memanggil warga lainnya untuk memastikan, mereka menemukan jasad korban dalam kondisi membusuk. Jusuf kemudian menghubungi pihak kepolisian untuk menangani kejadian ini.

Kesaksian Warga Rulan br Hutabarat (43), seorang warga Desa Lumban Garaga, mengaku terakhir kali bertemu dengan korban pada Selasa (11/2/2025) saat dirinya memberikan bantuan berupa beras dan ikan. Pada saat itu, korban masih dalam kondisi sehat. Rulan juga menuturkan bahwa Sitinurbaya hidup seorang diri dan tidak memiliki pekerjaan tetap.
Tindakan Kepolisian dan Temuan di TKP Kapolsek Pahae Julu, AKP Krisman Saragih, SH, bersama personel Polsek Pahae Julu dan Unit Inafis, segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh dokter H. Sitompul di Puskesmas Onan Hasang, korban diperkirakan telah meninggal sekitar satu minggu sebelum ditemukan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau senjata tajam di sekitar lokasi.
Barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian meliputi satu potong baju berwarna merah maroon dan celana hitam. Pihak kepolisian juga telah menyarankan agar dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian. Namun, pihak kepala desa dan keluarga korban menolak dan memutuskan untuk segera mengurus pemakamannya.
Langkah Selanjutnya Saat jasad korban masih berada di Puskesmas Onan Hasang sambil menunggu persiapan pemakaman di Desa Lobu Pining. Kepala desa bersama tokoh masyarakat telah berinisiatif untuk segera melakukan prosesi pemakaman hari itu juga mengingat korban tidak memiliki keluarga dekat.
Kapolsek Pahae Julu, AKP Krisman Saragih, SH, mengimbau warga untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama bagi mereka yang tinggal seorang diri agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
red
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
PRINGSEWU Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke80 Pers
KESEHATAN
PRINGSEWU Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Sukoharjo menggelar Ramadhan Scouting Competition (RSC) 2026 di Lapangan Dirgahayu, Pekon Su
NASIONAL
PALEMBANG Ballroom Hotel Excelton malam itu dipenuhi kehangatan dan semangat kekeluargaan. Bukan sekadar pertemuan alumni, tapi ruang te
NASIONAL
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
TANGGAMUS Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus dit
PERISTIWA
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL