Kepling di Medan Ditangkap Karena Jadi Bandar Narkoba, Polisi: Kami Sangat Syok!
MEDAN Seorang pria berinisial MF (41), yang menjabat sebagai Kepala Lingkungan 19, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat, Kota Me
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKANBARU – Gubernur Riau, Abdul Wahid, angkat bicara terkait tuntutan atlet yang berlaga di PON Aceh-Sumut 2024 agar bonus kemenangan mereka segera dicairkan secara penuh.
Namun, Abdul Wahid menyatakan pemerintah provinsi saat ini belum mampu membayar bonus sesuai janji karena keterbatasan anggaran daerah.
"Kita sudah berdialog dengan para atlet. Mereka tetap ngotot bonus dibayarkan 100 persen, tapi kami hanya mampu membayar 45 persen karena keterbatasan APBD," kata Abdul Wahid di Pekanbaru, Sabtu (12/7/2025).
Menurut Wahid, pemerintah sudah menyiapkan pencairan bonus sebesar 45 persen dari total janji yang disampaikan sebelumnya oleh Penjabat Gubernur Riau periode lalu, SF Haryanto. N
amun, para atlet menolak menerima pencairan sebagian tersebut dan tetap menuntut pembayaran penuh sesuai janji awal.
"Kapan mereka mau menerima bonus 45 persen itu, kita siap cairkan langsung. Tapi mereka ingin sesuai janji Pak Rahman Hadi (eks Pj Gubernur Riau)," ujar Wahid.
Lebih lanjut, Wahid menambahkan bahwa atlet paralimpik sebelumnya sudah menerima bonus dengan pemotongan serupa dan tidak menolak.
"Atlet paralimpik sudah menerima kok, ada pemotongan tapi mereka tidak keberatan," tambahnya.
Sebelumnya, SF Haryanto pernah menjanjikan bonus sebesar Rp 40 miliar yang akan diberikan kepada atlet peraih medali di PON Aceh-Sumut 2024 sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka mengharumkan nama Riau.
Namun, hingga kini bonus tersebut belum dibayarkan secara penuh.
Situasi ini memunculkan kekecewaan di kalangan atlet, terutama setelah Gubernur Abdul Wahid memberikan bonus sebesar Rp 20 juta kepada Rayyan Arkan Dikha, bocah viral yang berperan mempromosikan tradisi Pacu Jalur sebagai Duta Pariwisata Riau.
Atlet merasa kurang diperhatikan dan berharap pemerintah segera merealisasikan bonus mereka.
Pemerintah Provinsi Riau pun diharapkan dapat mencari solusi terbaik agar bonus atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah dapat segera diterima secara adil dan transparan.*
(km/a008)
MEDAN Seorang pria berinisial MF (41), yang menjabat sebagai Kepala Lingkungan 19, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat, Kota Me
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Senyum bahagia dan tawa ceria mengisi lantai 3 Ramayana Teladan, Medan, saat 400 anak yatim dan dhuafa memilih pakaian Lebaran imp
PEMERINTAHAN
MEDAN Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menyediakan layanan kese
NASIONAL
RANTAUPRAPAT Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut telah menetapkan Andi Hakim Febriansyah, mantan Kepala Kas B
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Sebagai bentuk kepedulian sosial dan pembentukan karakter, para siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Resimen Desaka Dhira Pra
NASIONAL
ASAHAN Peringatan Hari Jadi ke80 Kabupaten Asahan berlangsung khidmat dan penuh makna dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Asahan yang d
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, bersama Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kota, Agus Salim, melakukan
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai menganggap organisasi kepemudaan seperti Sapma Pemuda Pancasila (PP) sebagai mitra str
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, turut hadir dalam kegiatan khataman AlQur&039an yang diselenggaraka
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Wakil Wali Kota Muhammad Fad
PEMERINTAHAN