34 Tahun di Pencak Silat, Prabowo Lepas Jabatan Ketum IPSI Demi Fokus Jadi Presiden
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
MEDAN — Perhelatan olahraga pencak silat bertaraf internasional kembali digelar dengan penuh semarak.
Pembukaan 3rd International Indonesian Pencak Silat Open Championship 2025 sukses diselenggarakan di Gedung Serbaguna Pemprovsu, menandai momen bersejarah bagi Sumatera Utara sebagai tuan rumah pertama di luar Pulau Jawa untuk ajang prestisius ini.
Acara pembukaan resmi dibuka oleh Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Taufik Hidayat, yang didampingi oleh Wakil Ketua Umum PB IPSI, Laksda TNI (Purn) Dr Djayeng Tirto Soedarsono, serta Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, SE, MM.
Hadir pula unsur Forkopimda Sumut, para konsul jenderal dan kehormatan, kepala daerah, tokoh akademik, hingga tamu undangan dari dalam dan luar negeri.
Ketua Panitia Pelaksana, Dr dr H Johny Marpaung MKedOG SpOG Subsp-KFM, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas antusiasme dan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk PB IPSI, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, KONI, serta sponsor dan para donatur.
"Even ini bukan sekadar pertandingan bela diri, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan budaya bangsa yang berakar kuat. Pencak silat adalah warisan yang membawa nilai-nilai luhur, seni, dan jati diri bangsa Indonesia," ungkap dokter spesialis kebidanan ini yang juga menjabat sebagai Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi RS USU.
Ajang bergengsi ini diikuti oleh 3.265 peserta, terdiri dari 3.120 pesilat dari berbagai daerah di Indonesia serta 145 pesilat dari 20 negara, mencerminkan pencak silat yang kini telah menembus batas-batas internasional.
Presiden PB IPSI, Prabowo Subianto, disebut oleh Johny Marpaung memiliki visi besar untuk menjadikan pencak silat sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan di ajang Olimpiade.
Harapan ini diamini oleh seluruh pemangku kepentingan yang hadir.
"Di ajang ini kita menyaksikan dedikasi, disiplin, dan nilai-nilai luhur yang membentuk karakter generasi muda. Harapannya, dari Sumut akan lahir atlet-atlet pencak silat kelas dunia," tambah Johny Marpaung.
Menariknya, ajang yang akan berlangsung hingga 10 Agustus 2025 ini dibuka untuk umum tanpa tiket masuk, sehingga masyarakat dapat langsung menyaksikan dan merasakan atmosfer kejuaraan pencak silat kelas dunia secara gratis.
"Marilah kita ramaikan bersama. Jangan sampai momen bersejarah ini terlewatkan. Ini bukan hanya sekadar seremonial, tapi juga wujud nyata dari pelestarian budaya dan olahraga nasional yang menuju panggung dunia," tutup Johny.
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
TOBA Seorang mahasiswa Universitas Katolik (Unika) Medan dilaporkan tenggelam saat berenang di Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumbanjulu,
PERISTIWA
DELI SERDANG Pereli senior Sumatera Utara Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas
OLAHRAGA
MANADO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG subsidi tidak akan
EKONOMI
JAKARTA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi peningkatan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan dukungan penuh terhadap Sugiono yang terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besa
OLAHRAGA
MEDAN PSMS Medan kembali menelan kekalahan usai takluk 01 dari Garudayaksa FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Ironisnya,
OLAHRAGA
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera memastikan pemutakhiran data penerima hunian sem
NASIONAL
PEKANBARU Ratusan warga di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, mengamuk dan membakar sebuah rumah serta empat sepeda motor yang diduga mi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah melakukan 10 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang Januari hingga 11 April 2026
NASIONAL